Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus menunjukkan sikap ambigu terkait kemungkinan keterlibatan langsung negaranya dalam konflik bersenjata antara Israel dan Iran.
Pada Rabu (18/6) pagi waktu setempat, Trump menghadiri acara pemasangan tiang bendera setinggi 27 meter di halaman Gedung Putih. Namun, momen itu dibayangi oleh pertanyaan serius seputar konflik Timur Tengah, akankah AS turut serta dalam menyerang fasilitas nuklir Iran?
"Anda tidak tahu bahwa saya akan melakukannya," kata Trump menanggapi pertanyaan wartawan seperti dilansir Al Jazeera, Kamis (19/6).
"Saya mungkin melakukannya. Saya mungkin tidak melakukannya. Tidak seorang pun tahu apa yang akan saya lakukan. Saya dapat memberi tahu Anda ini, Iran punya banyak masalah, dan mereka ingin bernegosiasi," ucapnya.
Ketika menjamu klub sepak bola Juventus di Ruang Oval pada hari yang sama, Trump kembali menegaskan bahwa belum ada keputusan akhir.
"Saya punya ide tentang apa yang harus dilakukan, tetapi saya belum membuat (keputusan) terakhir," ujarnya.
“Saya suka membuat keputusan akhir sedetik sebelum waktunya, karena dalam perang banyak hal bisa berubah drastis," lanjutnya.
Ketidakpastian ini menimbulkan spekulasi publik dan memperuncing perdebatan politik di dalam negeri.
Sejumlah anggota Kongres dari Partai Republik maupun Demokrat mulai menggulirkan rancangan undang-undang untuk membatasi wewenang presiden dalam melibatkan militer AS dalam konflik Iran-Israel.
Di sisi lain, tokoh konservatif seperti Tucker Carlson merilis wawancara dengan Senator Ted Cruz, yang memperdebatkan apakah AS seharusnya mendorong perubahan rezim di Iran.
Saat diminta komentar soal perdebatan tersebut, Trump menyatakan simpati terhadap pandangan Carlson yang mendorong agar AS tidak terjebak dalam konflik luar negeri.
"Saya juga tidak ingin berperang. Saya tidak berniat berperang," ujar Trump.
"Namun, jika situasinya antara perang dan Iran memiliki senjata nuklir, Anda harus melakukan apa yang harus dilakukan. Mungkin kita tidak perlu berperang. Jangan lupa, kita belum tentu akan berperang."
Meski Gedung Putih menyebut serangan awal Israel pada 13 Juni sebagai tindakan sepihak, Presiden Trump menyiratkan bahwa ia mengetahui rencana itu dan mendukung langkah militer Israel.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyampaikan kepada Kongres bahwa militer siap bertindak jika diminta. “Perkataan Presiden Trump berarti sesuatu. Dunia memahami itu. Dan di Departemen Pertahanan, tugas kami adalah bersiap,” jelas Hegseth.
Trump menegaskan konflik ini bisa dihindari jika Iran menerima syarat-syarat yang diajukan AS untuk membatasi pengayaan uranium. Namun Iran berkukuh bahwa program nuklirnya hanya untuk kebutuhan energi sipil, bukan senjata.
Meski begitu, Trump tetap bersikukuh bahwa Iran hampir memiliki bom nuklir. "Saya telah mengatakan selama 20 tahun bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Saya pikir mereka tinggal beberapa minggu lagi," ucapnya.
Namun pernyataan ini sempat bertolak belakang dengan laporan intelijen AS. Pada bulan Maret, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard menyebut bahwa Iran tidak sedang membangun senjata nuklir. Ia kemudian menarik kembali pernyataan tersebut dan menyelaraskan posisinya dengan Trump.
Para pengamat menilai bahwa Trump sedang membangun narasi untuk membenarkan potensi keterlibatan AS. Israel, sebagai sekutu dekat AS, juga menekankan potensi ancaman nuklir Iran sebagai alasan utama peluncuran serangan awal mereka.
Bahkan secara luas diyakini Israel sendiri telah lama memiliki senjata nuklir, meskipun tidak pernah dikonfirmasi secara resmi. (Fer/I-1)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PERDANA Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos bahwa Dewan Perdamaian Gaza menawarkan jalan keluar.
ANGKATAN Bersenjata Kanada membuat model untuk mempersiapkan kemungkinan invasi Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump mengatakan ingin mencaplok wilayahnya.
Menurutnya, sektor-sektor yang paling terdampak aksi jual bersih (net sell) yaitu yang sensitif terhadap siklus ekonomi seperti perbankan, properti, dan konsumer.
DONALD Trump mengakui bahwa militer Amerika Serikat (AS) menggunakan senjata sonik 'rahasia' selama penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
EKOSISTEM aset digital Iran melampaui angka US$7,78 miliar atau sekitar Rp132 triliun pada 2025. Ini tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
DI tengah rezim Iran yang semakin terdesak, menghadapi tekanan luar biasa baik dari dalam maupun luar negeri, mata uang kripto muncul sebagai alternatif keuangan bagi banyak warganya.
UNTUK kesekian kalinya, Republik Islam Iran tidak ciut nyali menghadapi gertakan negara-negara Barat, terutama Amerika.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved