Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa serangan Israel terhadap negaranya tidak mungkin terjadi tanpa dukungan dan persetujuan Amerika Serikat. Ia menyebut memiliki bukti kuat yang mengarah keterlibatan AS.
“Kami memiliki bukti yang terdokumentasi dengan jelas dan kuat mengenai dukungan yang diberikan oleh pasukan Amerika di wilayah tersebut serta pangkalan mereka terhadap serangan militer rezim Zionis,” kata ujar Araghchi dalam konferensi pers di Tehran, seperti dikutio Aljazeera, Minggu (15/6).
Ia menambahkan Presiden AS Donald Trump secara terbuka dan tegas mengonfirmasi bahwa dirinya mengetahui serangan tersebut, Menurutnya, serangan itu tidak akan terjadi tanpa senjata dan perlengkapan dari Amerika, serta bahwa serangan serupa akan terus berlanjut.
“Oleh karena itu, menurut kami, AS adalah mitra dalam serangan-serangan ini dan harus bertanggung jawab.”
Meskipun Iran menerima pesan dari Washington melalui perantara yang menyatakan bahwa AS tidak terlibat dalam serangan Israel terhadap fasilitas nuklir di Natanz, Isfahan, Iran menolak klaim tersebut karena adanya bukti yang bertentangan.
“Pemerintah AS harus dengan tegas menyatakan sikapnya dan mengutuk serangan terhadap fasilitas nuklir,” kata Araghchi.
“Serangan ini jelas melanggar hukum internasional, dan kami berharap AS dapat menunjukkan itikad baiknya dengan mengecam serangan terhadap fasilitas nuklir yang damai dan menjauhkan diri dari konflik ini.”
Sebelumnya Donald Trump membantah keterlibatan AS dalam serangan Israel terhadap Iran. Ia memperingatkan akan ada balasan besar jika Iran menyerang kepentingan AS.
"AS tak ada sangkut paut dengan serangan ke Iran malam ini," kata Trump di platform Truth Social seperti dikutip Antara, pada Minggu (15/6).
"Jika kami diserang dalam bentuk apa pun oleh Iran, seluruh kekuatan militer Amerika Serikat akan menghantam kalian pada level yang belum pernah terlihat."
Serangan Israel terjadi saat Iran dan AS dijadwalkan mengadakan negosiasi nuklir yang dimediasi Oman. Araghchi menegaskan Israel akan melakukan apa saja untuk menggagalkan diplomasi ini, seperti sebelumnya.
Sejak Jumat (13/6), serangan Israel menyasar kawasan perumahan dan militer di Tehran serta beberapa kota lain di Iran, menewaskan minimal 80 orang, termasuk warga sipil.
Banyak pejabat militer dan anggota Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) serta ilmuwan nuklir dan profesor juga menjadi korban pembunuhan.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan dua malam serangan ke Tel Aviv dan Haifa, dengan ratusan rudal dan drone. Serangan balasan ini menyebabkan sekitar 10 orang tewas dan puluhan luka.
Araghchi mengatakan serangan Iran Minggu (15/6) dini hari mulai menarget infrastruktur energi Israel, setelah Israel menyerang kilang minyak, pembangkit listrik, dan cadangan minyak di Iran.
Saat suara ledakan dan pertahanan udara menggema di Tehran, Israel menyerang cadangan bahan bakar di wilayah Shahran, barat Tehran, yang menyebabkan kebakaran besar. Api berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian, setelah sebagian besar bahan bakar diamankan.
Sabtu (14/6) lalu, militer Israel juga menyerang Asaluyeh di pesisir selatan Iran, khususnya di provinsi Bushehr, mengenai ladang gas terbesar dunia, South Pars Fase 14.
Araghchi menyebut serangan ini sebagai “kesalahan strategis besar” yang sengaja dilakukan untuk menarik negara lain ke konflik.
“Wilayah Teluk Persia sangat sensitif dan kompleks. Setiap perkembangan militer di sana berpotensi melibatkan seluruh kawasan bahkan dunia,” katanya. (Aljazeera/P-4)
Presiden Donald Trump menyatakan Iran ingin membuat kesepakatan nuklir baru. Ia memperingatkan Teheran akan "bodoh" jika menolak tawaran tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
KETEGANGAN Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali meningkat setelah Teheran memperingatkan akan menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah jika Donald Trump melancarkan aksi militer
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trumpmembahas perkembangan pembicaraan Amerika dengan Iran.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved