Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait aksi protes yang menolak operasi imigrasi. Dia menuding kota seperti Los Angeles yang memprotes kebijakan imigrasinya sudah disusupi musuh asing.
Pernyataan tersebut disampaikannya di tengah meningkatnya gelombang protes yang dipicu oleh razia imigrasi besar-besaran. Trump menyampaikannya dalam pidato di pangkalan militer Fort Bragg, Selasa waktu setempat atau Rabu WIB.
Dalam kesempatan itu, Trump juga menyebut para pengunjuk rasa sebagai 'binatang'. Dia menyatakan pemerintahannya tidak akan tinggal diam melihat kerusuhan yang menurutnya mengancam kedaulatan nasional.
"Anarki ini tidak akan kami biarkan. Kami tidak akan membiarkan agen federal diserang dan kami tidak akan membiarkan sebuah kota Amerika diserbu dan ditaklukkan oleh musuh asing," ujar Trump di hadapan para tentara di Fort Bragg.
Dia menuduh para demonstran membawa simbol-simbol negara lain yang menurutnya mencerminkan ancaman terhadap stabilitas.
"Apa yang kalian saksikan di California adalah serangan habis-habisan terhadap perdamaian, ketertiban umum, dan kedaulatan nasional, yang dilakukan oleh perusuh yang membawa bendera asing dengan tujuan melanjutkan invasi asing ke negara kita," kata Trump.
Dalam pidatonya, Trump juga mengaitkan aksi protes dengan isu migrasi global yang menurutnya tidak terkendali serupa di negara-negara Eropa.
"Seperti yang sekarang bisa dilihat oleh seluruh dunia, migrasi yang tidak terkendali mengarah pada kekacauan, disfungsi, dan ketidakteraturan," ujarnya.
"Dan kalian tahu apa? Itu juga terjadi di Eropa. Hal ini sedang berlangsung di banyak negara di sana. Mereka harus bertindak sebelum semuanya terlambat," ucap Trump.
Trump mengerahkan ribuan personel militer, termasuk 700 marinir aktif ke Los Angeles. Langkah itu turut ditentang oleh pemerintah negara bagian California. Gubernur California, Gavin Newsom, menyebut tindakan Trump sebagai kediktatoran yang justru memperkeruh situasi.
Sementara itu, para pengkritik menilai bahwa retorika Trump yang menyamakan demonstran sebagai 'musuh asing' berisiko memperburuk situasi. (AFP/I-2)
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
Donald Trump menyebut negosiator Iran takut dibunuh rakyatnya sendiri jika mengaku berunding dengan AS. Di sisi lain, Iran sebut negosiasi adalah kekalahan.
Iran bantah klaim Donald Trump soal negosiasi damai. Dugaan manipulasi pasar mencuat setelah adanya lonjakan trading mencurigakan sebelum klaim Trump di media sosial.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkap adanya pesan dari AS melalui perantara. Di sisi lain, PBB peringatkan Lebanon jangan jadi 'Gaza kedua'.
Majelis Umum PBB resmi menetapkan perbudakan transatlantik sebagai kejahatan kemanusiaan terberat. Resolusi ini membuka jalan bagi tuntutan ganti rugi global.
GUBERNUR California Gavin Newsom menuntut Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth membatalkan pengerahan Garda Nasional di Los Angeles.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved