Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pejabat senior Amerika Serikat (AS) menegaskan Israel akan membayar dengan harga yang sangat mahal jika tidak menyetujui gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tawanan di Gaza.
Dikutip The Jerusalem Post, telah terjadi sebuah pertemuan antara para pejabat AS dan keluarga para sandera Israel yang ditahan di Gaza.
Dalam pertemuan tersebut, pejabat senior AS, yang namanya tidak disebutkan, mengkritik sikap Israel dalam negosiasi untuk memperbarui gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tawanan.
Bahkan, pejabat itu menyatakan bahwa AS akan mencapai kesepakatan regional dengan Arab Saudi meskipun tanpa keterlibatan Israel.
Pejabat tersebut mengatakan bahwa para sandera di Gaza telah membayar harga atas kegagalan untuk mengakhiri perang.
"Jika sampai saat ini mereka membayar harga untuk tidak mengakhiri perang, hari ini harga yang harus dibayar akan jauh lebih berat bagi Israel, dan bukan hanya bagi para sandera," kata pejabat itu dikutip dari TRT World.
Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya itu menekankan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Houthi di Yaman hanyalah sebuah titik awal, dan memperingatkan: "Jika Israel tidak sadar, bahkan 'Kesepakatan Milenium' pun tidak akan terjadi."
Dilaporkan bahwa kerabat para sandera Israel yang hadir dalam pertemuan itu menafsirkan pernyataan pejabat tersebut "sebagai pergeseran sikap dari sekutu yang selama ini dianggap mendukung Israel tanpa syarat." (Ndf/I-1)
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Donald Trump desak Putin akhiri perang setelah Rusia melancarkan serangan besar ke infrastruktur energi Kyiv, melanggar janji jeda serangan di musim dingin.
Hal itu disampaikan Prasetyo menanggapi pertanyaan terkait sikap Presiden Prabowo Subianto atas situasi tersebut, di Sentul, Bogor, Senin (2/2).
Gelombang serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 32 orang, termasuk perempuan dan anak-anak. Gencatan senjata yang dimediasi AS berada di ambang kolaps.
Israel setuju buka terbatas Gerbang Rafah untuk pejalan kaki sesuai rencana AS, dengan syarat Hamas kembalikan semua sandera dan hasil inspeksi keamanan ketat.
Tiga jurnalis Palestina tewas saat bertugas untuk lembaga bantuan Mesir di Gaza.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan fokus yang kembali tertuju pada berkas Epstein untuk menyerang pendahulunya, Ehud Barak.
MENURUT dokumen FBI tahun 2020, Jeffrey Epstein dekat dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak dan dilatih sebagai mata-mata di bawah arahannya.
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved