Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
AS Berunding dengan Arab Saudi terkait Perjanjian Teknologi Nuklir
Pemerintahan Trump akan melakukan pembicaraan dengan Arab Saudi tentang kemungkinan memberikan akses ke teknologi nuklir AS dan pengayaan uranium.
Hal ini disampaikan Menteri Energi AS Chris Wright, menjelang kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi.
Wright mengatakan bahwa perjanjian kerja sama energi yang lebih luas diharapkan akan segera ditandatangani, di mana kesepakatan khusus nuklir kemungkinan akan menyusul dalam beberapa bulan mendatang.
"Saya pikir dalam jangka pendek, kita akan menandatangani perjanjian yang lebih luas tentang kerja sama di seluruh sektor energi dalam bentuk kemitraan, investasi, dan investigasi. Nuklir tentu saja salah satu bidang tersebut," kata Wright seperti dilansir Al Arabiya News, Selasa (15/4).
"Untuk mendapatkan kesepakatan khusus untuk bermitra dalam pengembangan nuklir komersial di Arab Saudi, itu akan memakan waktu sedikit lebih lama, itu akan memakan waktu berbulan-bulan, bukan berminggu-minggu, tetapi Anda akan mencapainya. Saya pikir itu mungkin," tambahnya.
Setiap kesepakatan nuklir akan mengharuskan Arab Saudi untuk menandatangani "Perjanjian 123" dengan AS, kerangka hukum di bawah Undang-Undang Energi Atom AS yang dirancang untuk mencegah kerja sama nuklir sipil berkontribusi terhadap proliferasi senjata.
"Tidak akan terjadi tanpa kesepakatan itu. Kita memerlukan kesepakatan 123 dan kerangka kerja yang lebih luas dan spesifik tentang bagaimana kita akan bekerja sama dan bagaimana segala sesuatunya akan berjalan," ujar Wright.
Arab Saudi telah lama mendorong bantuan AS dalam mengembangkan program energi nuklir sebagai bagian dari upaya untuk mendiversifikasi ekonominya di luar minyak.
Namun, negosiasi sebelumnya terhenti karena keengganan kerajaan untuk menyetujui persyaratan AS yang bertujuan mencegah pengembangan atau proliferasi senjata nuklir.
Trump dijadwalkan mengunjungi Arab Saudi bulan depan, dalam sebuah langkah yang dipandang sebagai sinyalemen pendalaman hubungan strategis dan perluasan kerja sama ekonomi dengan negara Teluk tersebut. (I-3)
PRESIDEN Prabowo Subianto membuka kemungkinan penggunaan energi nuklir sebagai pembangkit listrik di Indonesia, meski menekankan keputusan akhir tetap bergantung pada kajian para ahli.
Presiden Emmanuel Macron mengumumkan transformasi besar kebijakan pertahanan nuklir Prancis. Delapan negara Eropa akan bergabung dalam strategi "Advanced Deterrence".
Simak profil lengkap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat pada 2026. Jejak politik, revolusi, hingga babak baru suksesi Iran.
IRAN membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran tengah mengembangkan rudal berjangkauan hingga Amerika Serikat termasuk ambisi nuklir militer
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan Iran agar segera menerima kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang terus memanas di Timur Tengah.
WFH adalah salah satu ‘aksi cepat’ yang dapat menghemat konsumsi BBM untuk sementara waktu.
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Eskalasi Timur Tengah 2026: AS siapkan 3.000 pasukan elit lintas udara. Trump kirim 15 poin proposal damai lewat Pakistan saat Iran serang pangkalan AS
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved