Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKELOMPOK perusahaan di Amerika Serikat mengajukan gugatan hukum, dengan alasan tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump, melanggar Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (International Emergency Economic Powers Act/IEEPA).
Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Perdagangan Internasional AS oleh Liberty Justice Center. Liberty Justice Center ialah kelompok advokasi hukum yang mewakili lima perusahaan yang diklaim “dirugikan secara serius” akibat tarif tersebut.
IEEPA memberikan wewenang kepada presiden untuk memberlakukan kekuasaan ekonomi darurat sebagai tanggapan terhadap “ancaman yang tidak biasa dan luar biasa” terhadap keamanan nasional atau ekonomi. Keluhan tersebut juga menyatakan undang-undang tersebut tidak memberi wewenang kepada presiden untuk secara sepihak menetapkan tarif.
“Tidak seharusnya satu orang memiliki kekuasaan untuk memberlakukan pajak yang berdampak besar terhadap ekonomi global,” ujar Jeffrey Schwab, penasihat senior di Liberty Justice Center, dalam sebuah pernyataan. “Konstitusi memberikan kewenangan untuk menetapkan tarif pajak — termasuk tarif impor — kepada Kongres, bukan Presiden.”
Ini bukanlah tantangan hukum pertama terhadap kebijakan tarif luas Trump. Pada 3 April, New Civil Liberties Alliance (NCLA), sebuah kelompok hak sipil, mengajukan gugatan yang menyatakan IEEPA tidak memberi kewenangan kepada presiden untuk menetapkan tarif. Gugatan tersebut diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara Florida atas nama Simplified, sebuah perusahaan yang berbasis di Florida yang menjual perencana (planner) dengan bahan-bahan yang diimpor dari Tiongkok.
“Dengan menggunakan kekuasaan darurat untuk memberlakukan tarif menyeluruh terhadap impor dari Tiongkok yang tidak diizinkan oleh undang-undang, Presiden Trump telah menyalahgunakan kekuasaan tersebut, merebut hak Kongres dalam mengatur tarif, dan mengganggu prinsip pemisahan kekuasaan dalam Konstitusi,” ujar Andrew Morris, penasihat litigasi senior di NCLA, dalam pernyataan yang mengumumkan gugatan atas nama Simplified. (CNN/Z-2)
Donald Trump kembali enggan menjelaskan langkah AS terkait Greenland, namun memberi sinyal peluang kesepakatan di Davos. Denmark memperingatkan risiko terhadap NATO.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Macron dan Uni Eropa bersatu di Davos melawan ambisi Trump atas Greenland. Ketegangan meningkat seiring ancaman tarif dan retorika keras yang mengancam NATO.
Departemen Kehakiman AS melayangkan somasi kepada pejabat Minnesota atas tuduhan menghalangi petugas imigrasi. Ketegangan dipicu penembakan demonstran oleh agen ICE.
Pedoman diet terbaru AS memicu perdebatan sengit. Ahli kardiologi peringatkan risiko lemak jenuh dan daging merah dalam piramida makanan "terbalik" Trump.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif besar pada wine Prancis jika Macron menolak gabung 'Board of Peace'. Trump juga konfirmasi undangan untuk Putin.
Ketegangan memuncak antara AS dan Eropa setelah Donald Trump mengancam tarif impor demi menguasai Greenland. PM Denmark Mette Frederiksen tegaskan kedaulatan.
Amerika Serikat sepakat menurunkan tarif impor barang Taiwan menjadi 15% sebagai imbalan investasi semikonduktor senilai US$250 miliar untuk kemandirian teknologi.
Presiden Donald Trump umumkan tarif impor 25% bagi negara mana pun yang berbisnis dengan Iran. Langkah ini diambil di tengah wacana opsi militer AS ke Teheran.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menanggapi isu kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Indonesia yang terancam batal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved