Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
AFNAN Al-Ghanam dari Jalur Gaza, Palestina, melahirkan anak pertamanya selama perang, 13 bulan lalu, saat keluarganya masih tinggal di rumah.
Ia akan melahirkan lagi di musim semi. Kali ini, saat ia tinggal di kamp tenda yang kumuh. Namun setidaknya gencatan senjata yang lemah telah membawa ketenangan yang relatif.
Kemudian, sebelum fajar pada Selasa (18/3), serangan udara Israel menghantam tenda keluarga tersebut. Al-Ghanam, yang sedang hamil tujuh bulan, dan Mohammed, putranya yang masih kecil, tewas.
Mereka termasuk di antara lebih dari 400 warga Palestina, kebanyakan dari mereka ialah wanita dan anak-anak, yang tewas ketika Israel melancarkan pengeboman mendadak di Jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan wilayah tersebut.
Israel mengatakan bahwa mereka menyerang sasaran Hamas untuk memaksa kelompok militan itu membebaskan sandera dan melepaskan kendali atas Gaza.
"Ini daftar target mereka," kata suami al-Ghanam, Alaa Abu Helal, saat ia menggendong tubuh mungil Mohammed yang dibungkus kain di kamar mayat Rumah Sakit Nasser di kota selatan Khan Younis. "Ia lahir selama perang dalam kondisi sulit dan juga menjadi martir dalam perang."
"Target mereka adalah orang-orang tak berdosa, murni. Mereka hampir tidak pernah melihat kehidupan," katanya menahan tangis.
Serangan udara Israel menghancurkan gencatan senjata yang dimulai pada pertengahan Januari dan mengejutkan warga Palestina yang akhirnya memiliki waktu istirahat untuk mulai mencoba membangun kembali kehidupan mereka setelah 15 bulan pengeboman, serangan darat, pembubaran, dan kelaparan.
Israel meluncurkan operasinya di Gaza sebagai balasan atas serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan. Israel mengatakan tidak menargetkan warga sipil dan menyalahkan Hamas atas kematian mereka dengan mengatakan bahwa Israel beroperasi di tengah-tengah penduduk.
Abu Helal mengatakan bahwa ia sedang mengunjungi rumah keluarga tersebut di kota paling selatan Gaza, Rafah, ketika serangan itu menghantam tenda keluarga tersebut di Muwasi, kamp yang luas untuk keluarga-keluarga yang mengungsi di luar Khan Younis. Rumah mereka di Rafah telah rusak selama perang dan ia ingin memeriksanya untuk memastikan bahwa rumah tersebut tidak dijarah.
Al-Ghanam dan Mohammed yang berusia 20 tahun tetap tinggal di Muwasi. "Mereka telah pergi dan meninggalkan saya sendirian," katanya. "Bayi yang belum lahir itu juga sudah meninggal."
Mohammed lahir di Rafah. Segera setelah itu, keluarga tersebut terpaksa meninggalkan kota tersebut pada Mei, ketika pasukan Israel memerintahkan evakuasi massal dan menyerbu kota tersebut. Serangan tersebut meratakan sebagian besar kota tersebut saat pasukan tersebut bertempur dengan para pejuang Hamas.
"Anda melarikan diri selama perang untuk menjaga keluarga dan anak-anak Anda tetap aman. Namun, di sini, dia sudah meninggal," kata Abu Helal. "Mereka semua sudah meninggal." (The Independent/I-2)
Istri mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan meninggal dunia menurut kantor berita Mehr, di tengah memanasnya konflik antara Iran, AS, dan Israel.
Komandan Islamic Revolutionary Guard Corps mengancam meluncurkan rudal ke Siprus di tengah eskalasi konflik Iran-AS-Israel. Jerman bersiap mengevakuasi warganya dari kawasan Timur Tengah.
Sekitar 200 korban di antaranya adalah anak-anak usia sekolah dasar.
Dari fajar berdarah di Teheran hingga hujan drone di Tel Aviv, inilah lini masa lengkap operasi militer paling berani abad ini.
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Juru Bicara Pemerintah Jerman mengatakan Israel tetap berkewajiban untuk memastikan pengiriman bantuan secara penuh.
SEDIKITNYA 17 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza. Sebagian besar korban ialah perempuan dan anak-anak.
PENGEBOMAN Israel di Jalur Gaza terus berlanjut pada hari pertama hari raya Idul Fitri. Beberapa serangan udara pada Minggu dini hari waktu setempat menewaskan puluhan orang.
PADA Selasa (18/3) dini hari, pasukan Israel melancarkan 100 serangan serentak di Jalur Gaza, Palestina. Ini menghancurkan gencatan senjata yang berlangsung selama dua bulan dengan Hamas.
Saksi mata menambahkan bahwa dua warga Palestina tewas ketika sebuah pesawat nirawak quadcopter Israel menembaki sekelompok warga sipil di Jalan Gaza lama di Jabalia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved