Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Justin Trudeau mengecam tarif yang diberlakukan Donald Trump terhadap Kanada. Ia menyebutnya sebagai "tindakan yang sangat bodoh" dan berjanji akan melakukan "perlawanan tanpa henti" untuk melindungi ekonominya.
Trudeau menuduh presiden AS berencana untuk "membuat ekonomi Kanada runtuh total karena itu akan memudahkan mereka untuk mencaplok kami." "Itu tidak akan pernah terjadi. Kami tidak akan pernah menjadi negara bagian ke-51," katanya kepada wartawan, Selasa (4/3).
Trump memberlakukan tarif sebesar 25% pada produk yang masuk ke AS dari Kanada dan Meksiko, serta menaikkan bea masuk untuk barang-barang yang berasal dari Tiongkok.
Perdana menteri Kanada mengumumkan tarif balasan atas ekspor AS dan memperingatkan perang dagang akan merugikan kedua negara. "Inilah saatnya untuk memberikan pukulan balik yang keras dan menunjukkan bahwa bertarung dengan Kanada tidak akan menghasilkan pemenang," kata Trudeau.
Ia menegaskan tujuan utama Kanada tetap untuk mencabut tarif tersebut agar "tidak berlangsung lebih lama dari yang diperlukan."
Trump mengatakan ia bertujuan melindungi lapangan kerja dan industri manufaktur AS, serta mencegah migrasi ilegal dan perdagangan narkoba. Presiden AS itu mengklaim ia berupaya menekan peredaran opioid fentanyl yang kuat, dan telah menyalahkan negara lain atas masuknya obat tersebut ke AS.
Setelah konferensi pers Trudeau, dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mempertegas ancamannya untuk mengenakan tarif tambahan: "Tolong jelaskan kepada Gubernur Trudeau dari Kanada ketika ia memberlakukan Tarif Balasan terhadap AS, maka Tarif Timbal Balik kami akan segera meningkat dengan jumlah yang sama!"
Menanggapi tuduhan tersebut, Trudeau mengatakan "tidak ada justifikasi" untuk tarif baru itu, karena kurang dari 1% fentanyl yang dicegat di perbatasan AS berasal dari Kanada.
Pernyataan Trudeau disuarakan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, yang mengatakan tidak ada "motif, alasan, atau justifikasi" bagi tindakan Trump. Ia juga berjanji akan menerapkan "tindakan tarif dan non-tarif" sebagai respons, dengan rincian lebih lanjut yang akan diumumkan pada hari Minggu.
Para ahli memperingatkan tarif yang diberlakukan Trump kemungkinan akan meningkatkan harga bagi konsumen di AS dan di seluruh dunia.
Tiga negara yang menjadi target tarif ini adalah mitra dagang utama Amerika, dan langkah saling balas ini menimbulkan kekhawatiran akan perang dagang yang lebih luas.
Tarif adalah pajak atas impor dari negara lain yang dirancang untuk melindungi industri dalam negeri dari persaingan produk yang lebih murah dan meningkatkan bisnis serta lapangan kerja di dalam negeri.
Sebagai tindakan balasan, Kanada memberlakukan tarif timbal balik sebesar 25% pada barang-barang AS senilai C$155 miliar (US$107 miliar), yang mencakup:
Menteri Imigrasi Kanada, Marc Miller, memperingatkan sebanyak satu juta pekerjaan di Kanada berisiko jika tarif tersebut diterapkan, mengingat betapa eratnya hubungan perdagangan antara kedua negara.
"Kami tidak bisa begitu saja mengganti ekonomi yang bertanggung jawab atas 80% perdagangan kami dalam semalam, dan ini akan menyakitkan," katanya.
Perdana Menteri Ontario, Doug Ford, yang provinsinya merupakan pusat industri otomotif Kanada, mengatakan kepada wartawan, ia memperkirakan pabrik perakitan akan "tutup di kedua sisi perbatasan" akibat tarif tersebut.
Tarif ini disebut sebagai tindakan yang "ceroboh" oleh Kamar Dagang Kanada, di mana presidennya, Candace Laing, memperingatkan langkah ini dapat mendorong Kanada dan AS ke arah "resesi, kehilangan pekerjaan, dan bencana ekonomi."
Laing juga memperingatkan tarif ini akan meningkatkan harga bagi warga Amerika dan memaksa bisnis AS mencari pemasok alternatif yang, menurutnya, "kurang dapat diandalkan dibandingkan Kanada."
Para pemimpin provinsi Kanada telah bersumpah untuk mengambil tindakan mereka sendiri sebagai respons.
Ford dari Ontario mengusulkan kemungkinan untuk menghentikan pasokan listrik dan ekspor nikel berkualitas tinggi ke AS, serta mengenakan pajak ekspor sebesar 25% pada listrik yang dikirim untuk memenuhi kebutuhan rumah di Michigan, New York, dan Minnesota. Kanada mengekspor listrik yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar enam juta rumah tangga di AS.
Ontario dan beberapa provinsi lainnya juga telah bergerak untuk menghapus minuman keras buatan AS dari rak toko mereka. Di Nova Scotia, Perdana Menteri Tim Houston mengatakan bahwa provinsinya akan melarang perusahaan AS berpartisipasi dalam tender kontrak pemerintah daerah, begitu pula Ontario.
Ford juga mengumumkan pembatalan kontrak senilai C$100 juta (US$68 juta) dengan perusahaan internet satelit milik Elon Musk, Starlink.
Sementara itu, Tiongkok—yang kini menghadapi tarif sebesar 20% setelah Trump menggandakan tarif sebelumnya—berjanji akan melawan perang dagang hingga "akhir yang pahit." Negara tersebut telah mengumumkan tindakan balasan, termasuk tarif pada berbagai produk pertanian dan makanan dari AS. (BBC/Z-2)
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Marion Thénault raih emas Ski Aerial putri Olimpiade 2026. Cek hasil lengkap, skor, dan kronologi jatuhnya juara bertahan Xu Mengtao di sini.
PM Mark Carney mengunjungi kota Tumbler Ridge pasca penembakan maut yang menewaskan 8 orang. Simak pesan solidaritas nasional dan kesaksian haru keluarga korban.
Tragedi penembakan sekolah di Tumbler Ridge, Kanada, menyisakan tanya setelah terungkap polisi pernah mendatangi rumah pelaku terkait kesehatan mental dan senjata.
DPR AS melakukan pemungutan suara untuk mencabut tarif impor produk Kanada yang diterapkan Donald Trump.
Penembakan massal mengguncang Tumbler Ridge, British Columbia. Sembilan orang tewas, termasuk siswa dan guru.
Pasca-Mahkamah Agung AS menyatakan tarif impor ilegal, pemerintahan Trump justru meluncurkan kebijakan baru.
Putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang membatalkan tarif impor era Presiden Donald Trump langsung mengguncang lanskap perdagangan global.
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif impor baru sebesar 10 persen untuk semua negara setelah Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat membatalkan tarif dagang AS
Pemerintah tetapkan tarif 0% untuk impor kedelai dan gandum AS. Mendag pastikan kebijakan ini tak ganggu industri dan jaga harga pangan tetap stabil.
DPR AS melakukan pemungutan suara untuk mencabut tarif impor produk Kanada yang diterapkan Donald Trump.
Kebijakan perdagangan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai kenaikan tarif impor terhadap delapan negara Eropa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved