Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri (PM) Israel mengeklaim berjasa pada Minggu (8/12) atas peristiwa yang menyebabkan jatuhnya diktator Suriah Bashar al-Assad. Benjamin Netanyahu menggunakan momen tersebut untuk meningkatkan keamanan negara Yahudi tersebut dengan mengebom lokasi-lokasi teror di Damaskus.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengeklaim dalam suatu pernyataan video bahwa jatuhnya rezim Assad ke tangan pemberontak merupakan, "Akibat langsung dari tindakan keras kami terhadap Hizbullah di Iran, pendukung utama Assad. Itu memicu reaksi berantai dari semua orang yang ingin membebaskan diri dari tirani ini," kata perdana menteri Israel.
Ia menambahkan bahwa pasukan Israel dengan cepat merebut posisi-posisi Suriah di luar Damaskus untuk memastikan bahwa tidak ada kekuatan musuh yang bersembunyi tepat di sebelah perbatasan Israel.
Israel juga mengebom lokasi-lokasi di dalam ibu kota itu sendiri, termasuk kompleks keamanan dan pusat penelitian pemerintah yang menurutnya sebelumnya telah digunakan Iran untuk mengembangkan senjata.
IDF mengatakan mereka khawatir persediaan senjata kimia jatuh ke tangan pasukan pemberontak yang mungkin menggunakannya untuk melawan Israel.
Selama bertahun-tahun, Israel melancarkan serangan terhadap target-target yang terkait dengan Iran di Suriah. Namun kesepakatan damai yang rapuh yang dicapai pada 1974--di akhir Perang Yom Kippur--dengan kediktatoran keluarga Assad membuat kedua negara terhindar dari perang terbuka.
Dengan jatuhnya Assad, perjanjian itu secara resmi berakhir, kata Netanyahu. "Perjanjian ini berlaku selama 50 tahun. Tadi malam, perjanjian itu runtuh," kata perdana menteri.
Serangan baru Israel selama akhir pekan terjadi setelah pemberontak Islam merebut Damaskus setelah serangan selama dua minggu.
Netanyahu menyebut kejatuhan Assad sebagai hari bersejarah yang menawarkan kesempatan besar.
Tiga serangan udara Israel menargetkan kompleks keamanan pemerintah utama di distrik Kafr Sousa, Damaskus, yang menyebabkan gedung-gedungnya terbakar.
"Serangan Israel menargetkan kompleks keamanan di Damaskus dekat gedung-gedung bekas rezim," termasuk intelijen, bea cukai, dan markas militer, kata Syrian Observatory for Human Rights yang berbasis di Inggris.
Israel sebelumnya mengatakan bahwa ilmuwan Iran menggunakan gedung penelitian di kompleks tersebut, yang mencakup intelijen militer, untuk mengembangkan rudal.
(NYP/MEE/Z-2)
Perang total yang dilancarkan AS dan Israel ke Iran memasuki hari ketiga dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang kian mengerikan.
AS instruksikan warga dan personel misi berlindung di Irak akibat ancaman milisi pro-Iran. Ketegangan meningkat di Libanon, Israel serang target Hizbullah di Beirut.
Kepala Staf Gabungan Angkatan Udara AS Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bertujuan melindungi diri dan mitra regional, mencegah proyeksi kekuatan Iran.
Jenderal Dan Caine menyatakan operasi gabungan AS-Israel di Iran bukan misi semalam dan memperkirakan kerugian tambahan bagi pasukan AS.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
Tentara Israel mengumumkan pembunuhan Hussein Makled, kepala intelijen Hizbullah, di Beirut. Militer AS melaporkan anggota keempat tewas akibat luka-luka dalam operasi melawan Iran
K PBB cabut sanksi terhadap eks kelompok HTS. Langkah ini memperkuat legitimasi transisi politik Presiden Ahmed al-Sharaa pascajatuhnya rezim Assad di Suriah.
Pemerintahan Trump bersiap menarik seluruh pasukan AS dari Suriah dalam beberapa bulan ke depan. Fokus militer kini bergeser ke arah ketegangan yang memuncak dengan Iran.
Amerika Serikat dan pasukan sekutu melancarkan serangan besar ke target ISIS di Suriah sebagai balasan atas serangan mematikan terhadap pasukan AS.
AS serang target ISIS di Suriah sebagai pembalasan atas tewasnya 3 anggota militer. Menhan Pete Hegseth tegaskan komitmen Trump bela rakyat dan keamanan AS.
KELOMPOK ekstremis Negara Islam (ISIS) tidak lagi menimbulkan ancaman sistematis, tetapi saat ini justru dimanfaatkan oleh sejumlah negara untuk tujuan politik mereka.
SETAHUN berlalu sejak serangan cepat kelompok pemberontak menjatuhkan Damaskus dan mengakhiri kekuasaan keluarga Bashar Assad di Suriah yang berlangsung selama 54 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved