Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Nasional Suriah (SNA) melakukan operasi melawan rencana kelompok teroris PKK/YPG yang akan membangun koridor teror antara Tel Rifaat dan Suriah timur laut. Ketegangan kembali meningkat di Suriah utara setelah kelompok bersenjata antirezim baru-baru ini merebut kota terbesar kedua di negara itu, Aleppo.
"Saat pasukan oposisi memulai operasi mereka menuju Aleppo, pasukan rezim Suriah kehilangan kendali terhadap sejumlah wilayah penting dalam waktu singkat," dilansir Anadolu, Senin (2/12). Hal tersebut mendorong rezim Suriah untuk mencari dukungan dari organisasi teroris PKK/YPG untuk melawan oposisi yang membuka jalan bagi kelompok teroris tersebut untuk mendapatkan wilayah.
Rezim Suriah mulai menyerahkan wilayah kekuasannya kepada pasukan PKK/YPG yang terletak di timur Sungai Eufrat. Akibatnya, sejumlah besar teroris PKK/YPG dan persenjataan berat dipindahkan dari timur Sungai Eufrat ke Aleppo.
Kelompok teroris PKK/YPG menganggap penyerahan wilayah oleh rezim Suriah sebagai kesempatan dan berusaha untuk membangun koridor teror antara Tel Rifaat dan Suriah timur laut. Namun, rencana tersebut digagalkan oleh SNA.
Menyadari manuver organisasi teroris tersebut di tengah pergerakan kelompok oposisi menuju Aleppo, SNA meluncurkan Operasi Fajar Kebebasan dan dengan cepat memasuki medan perang.
Tentara Nasional Suriah (SNA) menggagalkan upaya PKK/YPG untuk membangun koridor teror dengan memutus jalur antara Raqqa dan Aleppo serta memblokade hubungan antara Tel Rifaat dan Suriah timur laut.
Adapun teroris PKK/YPG, dengan dukungan udara dari Rusia, merebut kendali atas Tel Rifaat dan beberapa permukiman sekitar pada Februari 2016.
Organisasi teroris tersebut memindahkan hampir 250.000 warga sipil dari Tel Rifaat dan sekitarnya, memaksa mereka untuk berlindung di daerah-daerah dekat perbatasan Turki.
Dari Tel Rifaat, kelompok teroris PKK/YPG melancarkan serangan terhadap permukiman di wilayah Operasi Perisai Eufrat dan Operasi Cabang Zaitun, serta terhadap posisi yang dikuasai oleh pasukan keamanan Turki yang menjamin keamanan dan para pejuang oposisi.
Organisasi teroris PKK/YPG yang menduduki distrik Tel Rifaat telah bekerja sama dengan rezim Assad dan para pendukungnya untuk mempertahankan kendali atas wilayah tersebut.
Dengan majunya kelompok bersenjata antirezim menuju pusat Aleppo, pasukan rezim mundur dari Tel Rifaat. (Z-2)
Sistem rudal bahu tersebut disebut akan dipasok Rusia ke Iran secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari kontrak bernilai ratusan juta euro.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
NORAD kerahkan jet tempur F-35 untuk membayangi armada militer Rusia di zona ADIZ Alaska. AS tegaskan aktivitas ini rutin terjadi dan bukan merupakan ancaman.
Keputusan SpaceX memblokir akses Starlink bagi pasukan Rusia membawa dampak fatal. Koordinasi serangan drone Moskow lumpuh, memberi peluang emas bagi serangan balik Ukraina.
PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky melontarkan kritik keras terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin dengan menyebutnya sebagai budak perang setelah serangan Rusia berdampak pada listrik
Sejumlah negara Eropa dilaporkan bahas pengembangan penangkal nuklir pertama sejak Perang Dingin, respons ancaman Rusia dan dinamika NATO.
KELOMPOK PKK (Partai Pekerja Kurdistan) telah mengumumkan gencatan senjata dengan Turki.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan agar segera digelar pemilihan umum yang bebas dan adil di Suriah setelah penggulingan rezim Bashar Al-Assad.
PRESIDEN Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyatakan harapannya terhadap Suriah dalam memperoleh perdamaian dan ketenangan yang telah dicita-citakannya selama 13 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved