Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA pemerintah Libanon mengatakan bahwa tank-tank Israel telah meluncur ke pinggiran wilayah Khiam. Ini menjadi serangan terdalam Israel ke Libanon Selatan dalam operasi darat yang diluncurkan bulan lalu.
Kantor Berita Nasional resmi melaporkan masuknya sejumlah besar tank milik tentara pendudukan Israel ke pinggiran timur Khiam, sekitar enam kilometer dari perbatasan dengan Israel.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan sedikitnya 60 orang tewas pada Senin (28/10) dalam serangan Israel di beberapa wilayah di Lembah Bekaa timur, sebagian besar di wilayah Baalbek.
Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah korban jiwa mencakup 12 wilayah di Lembah Bekaa yang dikuasai kelompok militan Hizbullah.
"Setidaknya dua anak termasuk di antara korban tewas," katanya.
Setidaknya 58 orang lain terluka dan Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa jumlah korban masih dalam tahap awal karena upaya penyelamatan masih berlangsung.
"Dari 60 korban tewas, setidaknya 16 kematian tercatat di Al-Alaq, sebelah barat kota Baalbek," lapor kementerian kesehatan. (Al Arabiya/Z-2)
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Belum ada rincian langsung yang diberikan mengenai kemungkinan kerusakan atau korban jiwa.
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
Suriah kerahkan ribuan tentara dan roket ke perbatasan Libanon demi cegah penyelundupan senjata serta infiltrasi milisi di tengah eskalasi konflik Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved