Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
HIZBULLAH Lebanon mengatakan tidak akan ada perundingan damai selama pertempuran terus berlanjut dengan Israel. Hizbullah mengaku bertanggung jawab penuh atas serangan pesawat nirawak atau drone terhadap rumah singgah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kaisarea.
Kepala kantor media kelompok tersebut, Mohammad Afif mengatakan mengambil tanggung jawab penuh untuk menargetkan rumah Netanyahu.
“Jika tangan kami tidak menghubungi Anda sebelumnya, maka siang, malam, dan medan perang masih ada di antara kita,” ujarnya pada konferensi pers di pinggiran selatan Beirut.
Israel mengatakan sebuah drone diluncurkan di rumah Netanyahu pada hari Sabtu lalu. Netanyahu tidak ada di sana pada saat serangan, namun dia menggambarkannya sebagai upaya pembunuhan yang dilakukan oleh proksi Iran, Hizbullah dan menyebutnya sebagai kesalahan besar.
Penyanderaan Hizbullah
Hizbullah juga untuk pertama kalinya mengakui bahwa Israel telah menangkap beberapa anggotanya sejak melancarkan serangan darat di Libanon selatan, dan mengatakan bahwa Israel bertanggung jawab atas kesejahteraan mereka.
"Hizbullah tidak berhasil menangkap satupun tentara Israel namun mereka nyaris menangkapnya," kata Afif.
“Tidak akan butuh waktu lama sebelum kita mendapatkan tawanan dari musuh (Israel)," sebutnya.
Dia juga membantah bahwa Asosiasi Al-Qard Al-Hassan milik kelompok tersebut terlibat dalam pembiayaan gaji atau senjata Hizbullah dan akan memenuhi kewajibannya kepada klien secara penuh bahkan setelah Israel menargetkannya dengan sekitar 30 serangan pada hari Minggu.
Israel dan AS mengatakan Al-Qard Al-Hassan, yang memiliki lebih dari 30 gerai di seluruh Libanon, digunakan oleh Hizbullah untuk pencucian uang dan pendanaan terorisme, namun pernyataan tersebut dibantah oleh kelompok tersebut. (TRTWorld/Z-9)
Konflik Israel-Lebanon memanas! 31 orang tewas dan ratusan luka-luka akibat serangan udara Israel. IDF imbau warga Lebanon selatan segera mengungsi sejauh 1 km.
PENYERANGAN terhadap Venezuela disertai penculikan terhadap Presiden Nicolas Maduro bersama istrinya untuk diadili di New York, yang melanggar piagam PBB dan hukum internasional
PASUKAN Israel berencana melakukan serangan terbatas di Libanon. Libanon melaporkan Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok yang melanggar perbatasan
PRESIDEN Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan Kementerian Luar Negeri mengajukan keluhan ke Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa atau PBB terkait pembangunan tembok oleh Israel
LIBANON akan membawa Israel ke Dewan Keamanan PBB atas pembangunan tembok beton di wilayah perbatasan yang disebut melampaui Garis Biru, tuduhan yang telah dibantah oleh pihak Israel.
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan Indonesia harus tetap tegak menaati UUD 1945 untuk melawan praktik penjajahan terkait rencana Israel mendirikan negara yahudi di Tepi Barat
Delapan tentara Israel terluka, termasuk putra Menteri Keuangan Smotrich, akibat serangan roket. Israel balas dengan menggempur Beirut secara besar-besaran.
Israel meningkatkan intensitas serangan udara ke wilayah Libanon pada Jumat waktu setempat, termasuk rangkaian serangan besar di distrik Baalbek.
Tiga personel pasukan perdamaian PBB terluka setelah markas mereka di Libanon selatan dihantam serangan yang diduga dilancarkan Israel.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Belum ada rincian langsung yang diberikan mengenai kemungkinan kerusakan atau korban jiwa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved