Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
Kedutaan Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit perdamaian Indonesia dalam misi UNIFIL di Libanon. Dalam pernyataannya, Iran juga mengecam keras insiden tersebut dan menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius hukum internasional.
Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Iran menyebut insiden tersebut sebagai peristiwa tragis dan menyampaikan simpati kepada keluarga korban serta seluruh bangsa Indonesia yang berduka.
“Kedutaan Besar Republik Islam Iran menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kehilangan tragis seorang penjaga perdamaian Indonesia,” tulis Kedutaan Besar Republik Islam Iran di laman resmi X, Senin (30/3).
Selain menyampaikan duka cita, Iran juga mengecam keras insiden yang menyebabkan kematian prajurit tersebut. Dalam pernyataannya, Iran menilai kejadian itu merupakan konsekuensi dari meningkatnya ketegangan dan konflik di kawasan, serta secara khusus mengaitkannya dengan tindakan militer Israel yang dinilai terus berlanjut.
Iran juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap personel penjaga perdamaian PBB. Menurutnya, serangan terhadap pasukan perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa konsekuensi.
“Menargetkan penjaga perdamaian adalah pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan tidak boleh dibiarkan tanpa hukuman,” lanjut pernyataan tersebut.
Insiden yang menewaskan prajurit Indonesia itu terjadi di Libanon selatan, wilayah yang selama ini menjadi area operasi UNIFIL. Laporan awal menyebut seorang personel Indonesia tewas akibat ledakan proyektil di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di perbatasan Lebanon-Israel.
Pemerintah Indonesia sendiri telah mengecam keras insiden tersebut dan mendesak dilakukan investigasi menyeluruh, sembari menegaskan bahwa keselamatan pasukan penjaga perdamaian harus dijamin dalam kondisi apa pun.
Ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir turut meningkatkan risiko bagi pasukan internasional yang bertugas menjaga stabilitas, termasuk kontingen Indonesia yang merupakan salah satu kontributor terbesar dalam misi UNIFIL.
Pernyataan Kedutaan Iran ini menambah daftar respons internasional atas insiden tersebut, sekaligus mempertegas sorotan global terhadap keamanan pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik. (X/Z-10)
DPR RI mendesak investigasi menyeluruh atas gugurnya prajurit TNI dalam serangan misil di markas pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Prajurit TNI gugur dalam serangan artileri di Libanon saat misi UNIFIL. Pemerintah Indonesia mengutuk keras insiden tersebut dan mendesak investigasi transparan.
Kedubes Iran menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia atas tewasnya seorang prajurit penjaga perdamaian Indonesia unifil yang bertugas di Lebanon
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mendesak pemerintah melakukan evaluasi termasuk opsi penarikan pasukan setelah seorang prajurit TNI anggota UNIFIL tewas di Lebanon
ORGANISASI kemanusiaan Oxfam menilai Israel menerapkan pola operasi militer yang serupa dengan yang sebelumnya dilakukan di Gaza. Kini Israel menyerang wilayah selatan Libanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved