Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Israel mengeluarkan perintah evakuasi bagi penduduk di kota pinggiran selatan Beirut. Mereka akan menargetkan daerah tersebut dengan serangan udara.
“Peringatan mendesak bagi penduduk pinggiran selatan di Haret Hreik, khususnya bagi mereka yang berada di gedung-gedung yang ditandai di peta dan di dekatnya,” Avichay Adraee, juru bicara tentara Israel untuk media Arab, memposting di X.
Dia membagikan dua peta yang menurutnya menunjukkan bangunan di dekat fasilitas dan kepentingan Hizbullah, memperingatkan warga untuk menyelamatkan diri karena tentara Israel akan segera menyerang mereka dalam waktu dekat.
Baca juga : Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di Beirut Libanon
“Anda harus segera mengevakuasi bangunan-bangunan ini dan bangunan di sekitarnya dan menjaga jarak minimal 500 meter,” tambah Adraee.
Bagunan-bangunan tersebut berada dekat fasilitas Hizbullah dan kemungkinan akan segera melakukan serangan.
Sejak Israel melancarkan serangan darat di Libanon pada awal Oktober. Militer Israel telah berulang kali memperingatkan penduduk daerah pinggiran selatan Beirut untuk meninggalkan gedung-gedung tertentu karena lokasi itu merupakan tempat penyimpanan senjata Hizbullah.
Setelah memerintahkan evakuasi, pesawat tempur Israel mulai melancarkan serangan udara intensif di daerah pinggiran selatan dengan dua serangan terjadi setengah jam sebelum tengah malam.
(Trtworld/Z-6)
Paus Leo XIV memulai kunjungan tiga hari ke Libanon dengan pesan perdamaian, hanya beberapa hari setelah serangan Israel di Beirut.
Israel mengabaikan seruan untuk menghentikan agresinya terhadap Libanon.
Kementerian Kesehatan Libanon mencatat bahwa serangan terbaru ini menewaskan lima orang dan melukai 28 lainnya.
Serangan udara Israel menewaskan Haitham Ali al-Tabtabai, pejabat senior Hizbullah, di Beirut selatan meski gencatan senjata masih berlaku.
BEBERAPA jet tempur Israel melancarkan serangan udara di wilayah pinggiran selatan Beirut pada Kamis (5/6) malam. Kantor berita resmi Libanon melaporkan itu.
Israel melancarkan serangan udara ke pinggiran selatan Beirut, Libanon, pada Minggu, menargetkan tempat penyimpanan rudal berpemandu presisi milik Hizbullah.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved