Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SASARAN serangan Israel di Beirut, Libanon, semalam hingga Jumat (4/10) mengincar kemungkinan penerus Hassan Nasrallah, pemimpin gerakan Syiah Libanon Hizbullah yang terbunuh. Ini dikatakan reporter politik untuk portal Axios, Barak Ravid, di X.
"Sasaran serangan Israel di Beirut ialah pemimpin senior Hizbullah Hashem Safieddine yang kemungkinan besar menjadi penerus Hassan Nasrallah, kata dua pejabat Israel kepada saya," tulis Ravid, dengan mengutip pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya.
Sebelumnya, seorang saksi mata mengatakan kepada Sputnik bahwa pesawat Angkatan Udara Israel telah melakukan sekitar 20 serangan di lingkungan Laylaki yang berdekatan dengan Bandara Internasional Beirut.
Baca juga : Sekjen Hizbullah Hassan Nasrallah Setuju Gencatan Senjata sebelum Dibom Israel
The New York Times melaporkan pada akhir September, mengutip para pejabat Israel, bahwa Hashem Safieddine, sepupu mendiang pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, mungkin menjadi pengganti Nasrallah di pucuk pimpinan Hizbullah.
Hizbullah telah membenarkan kematian Nasrallah akibat serangan Udara Israel di pinggiran selatan Beirut.
Ravid mengutip seorang pejabat Israel yang mengatakan Safieddine berada di bunker jauh di bawah tanah. Ia menambahkan bahwa belum jelas Safieddine terbunuh dalam serangan itu atau tidak.
Baca juga : Iran Tembakkan 180 Rudal Balistik ke Israel, Biden dan Netanyahu Merespons
Pada 1 Oktober, Israel mengumumkan dimulai operasi darat militer terbatas di Lebanon selatan. Dilaporkan serangan tanpa rencana untuk menduduki wilayah mana pun di negara tersebut secara permanen.
Sejak pekan lalu, Angkatan Udara Israel telah melakukan serangan besar-besaran terhadap sasaran Hizbullah di berbagai wilayah negara tetangganya. Beberapa serangan udara yang ditargetkan di Beirut juga telah dilakukan, di antaranya pasukan rezim Zionis itu menewaskan komandan tinggi Hizbullah.
Hizbullah membalasnya dengan peluncuran rudal, terutama menargetkan Israel utara, tetapi jangkauan serangannya telah meningkat secara signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Iran juga telah meluncurkan beberapa ratus rudal balistik ke arah Israel sebagai tanggapan atas pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, pemimpin politik Hamas gerakan Palestina Ismail Haniyeh, dan komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Abbas Nilforoushan.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pemerintahannya tidak bermaksud berperang dengan Israel, tetapi akan menghadapi ancaman apa pun dengan cara yang tegas. (Ant/Z-2)
Paus Leo XIV memulai kunjungan tiga hari ke Libanon dengan pesan perdamaian, hanya beberapa hari setelah serangan Israel di Beirut.
Israel mengabaikan seruan untuk menghentikan agresinya terhadap Libanon.
Kementerian Kesehatan Libanon mencatat bahwa serangan terbaru ini menewaskan lima orang dan melukai 28 lainnya.
Serangan udara Israel menewaskan Haitham Ali al-Tabtabai, pejabat senior Hizbullah, di Beirut selatan meski gencatan senjata masih berlaku.
BEBERAPA jet tempur Israel melancarkan serangan udara di wilayah pinggiran selatan Beirut pada Kamis (5/6) malam. Kantor berita resmi Libanon melaporkan itu.
Israel melancarkan serangan udara ke pinggiran selatan Beirut, Libanon, pada Minggu, menargetkan tempat penyimpanan rudal berpemandu presisi milik Hizbullah.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
Presiden Libanon Joseph Aoun menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan perdamaian sekaligus menata ulang keamanan domestik.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara di Libanon selatan kurang dari sehari setelah pembicaraan langsung pertama.
Pertemuan yang berlangsung di markas UNIFIL menjadi babak baru dari mekanisme pemantauan gencatan senjata setahun terakhir di tengah perang Israel-Hizbullah.
PAUS Leo XIV menyerukan diakhiri perang antara Israel dan Hizbullah di Libanon, kemarin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved