Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBUNUHAN Hizbullah Hassan Nasrallah dalam sebuah pemboman mematikan oleh Israel di selatan Beirut telah memicu pertanyaan kritis tentang langkah Israel selanjutnya. Sementara spekulasi beredar luas tentang potensi invasi darat ke Libanon, para ahli berpendapat bahwa serangan darat besar-besaran tidak mungkin terjadi.
Pakar akademis Israel Ori Goldberg meyakini bahwa Israel mungkin bermain dengan serangan kecil, tetapi serangan darat besar mungkin tidak mungkin dilakukan.
"Secara efektif, seperti invasi darat besar-besaran di mana Israel mulai mendatangi rumah-rumah untuk mencari pejuang Hizbullah atau senjata Hizbullah. Saya rasa hal itu tidak akan terjadi," katanya, dilansir Anadolu, Selasa (1/10).
Eskalasi kekerasan Israel di Libanon telah menargetkan kepemimpinan puncak Hizbullah, termasuk sekretaris jenderalnya Nasrallah, yang dilaporkan tewas dalam serangan udara intens dan belum pernah terjadi sebelumnya pada Jumat (28/9) malam oleh jet F-35 Israel terhadap sasaran di lingkungan Haret Hreik, benteng utama Hizbullah di Beirut selatan.
Namun, melangkah lebih jauh dengan mengerahkan pasukan darat mungkin akan terbukti lebih menantang daripada pemboman udara sebuah skenario yang mungkin tidak dipersiapkan Israel. (I-2)
IBU kota Libanon sedang mempersiapkan pemakaman para pemimpin perlawanan, Sayyed Hassan Nasrallah dan wakilnya Sayyed Hashim Safieddine, hampir lima bulan setelah mereka dibunuh Israel.
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kali mengaku bertanggung jawab atas ledakan massal pager (penyeranta) yang mengguncang Libanon hampir dua bulan lalu.
HIZBULLAH mengumumkan wakil sekretaris jenderal kelompok tersebut akan menjadi pimpinan barunya. Naim Qassem menggantikan pemimpin lama Hassan Nasrallah yang tewas.
Hashem Safieddine dari Hizbullah ialah calon penerus pemimpin Hassan Nasrallah yang terbunuh dalam serangan di pinggiran selatan Beirut tiga minggu lalu.
PASUKAN Pertahanan Israel (IDF) merencanakan balasan serius dan besar atas serangan Iran dan mengharapkan bantuan dari para mitra di kawasan itu.
CALON penerus pemimpin Hizbullah yang terbunuh Sayyed Hassan Nasrallah hilang kontak sejak Jumat (4/10). Ini dikatakan seorang sumber keamanan Libanon pada Sabtu (5/10).
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved