Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN Israel di zona aman Al-Mawasi, Khan Younis, Gaza, Palestina, menyebabkan puluhan orang tewas pada Selasa (10/9) pagi. Layanan darurat mengatakan 20 tenda terbakar dalam serangan yang menurut Israel menargetkan pusat komando Hamas.
"Puluhan warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel terhadap sebuah perkemahan tenda yang ditetapkan sebagai zona kemanusiaan di Khan Younis," kata pejabat Gaza, dilansir Guardian, Selasa (10/9).
Seorang pejabat pertahanan sipil Gaza mengatakan bahwa 40 orang tewas dalam serangan di dalam kamp Al-Mawasi di Jalur Gaza selatan. Sebelumnya, layanan darurat sipil mengatakan serangan udara terhadap kamp tenda pengungsi Palestina menewaskan dan melukai 65 orang di bagian selatan jalur tersebut, tetapi tidak merinci jumlah korban tewas dan cedera.
Baca juga : Biadab, Israel Rudal Kerumuman Peungungsi yang Menewaskan 50 Orang
Warga dan petugas medis mengatakan perkemahan tenda di daerah al-Mawasi diserang oleh sedikitnya empat rudal. Kamp tersebut dipenuhi oleh warga Palestina yang mengungsi dari tempat lain di daerah kantong tersebut. Layanan darurat sipil Gaza mengatakan sedikitnya 20 tenda terbakar, dan rudal menyebabkan kawah sedalam sembilan meter (30 kaki). Belum ada komentar langsung dari kementerian kesehatan Gaza, yang mengumpulkan data korban.
"Tim kami masih mengevakuasi para martir dan korban luka dari area yang menjadi sasaran. Ini seperti pembantaian Israel yang baru," kata seorang pejabat tanggap darurat sipil Gaza.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan rudal tersebut “menyerang sejumlah teroris Hamas yang beroperasi di dalam pusat komando dan kontrol yang tertanam di dalam wilayah kemanusiaan di Khan Younis. “Para teroris maju dan melakukan serangan teror terhadap pasukan IDF dan negara Israel,” kata pernyataan itu.
Baca juga : Sehari, 35 Nyawa Warga Gaza Melayang
Hamas membantah bahwa para pejuangnya hadir di lokasi serangan, dan mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram. “Tuduhan pendudukan tentang kehadiran pejuang perlawanan adalah kebohongan besar.”
Di lokasi serangan, ambulans berlarian bolak-balik ke rumah sakit terdekat, sementara jet Israel masih terdengar di atas kepala, kata penduduk. Hampir seluruh dari 2,3 juta penduduk Gaza telah dipaksa meninggalkan rumah mereka setidaknya satu kali, dan beberapa di antaranya harus mengungsi hingga 10 kali. Agresi Israel tersebut dipicu pada 7 Oktober ketika Hamas menyerang dan menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.
Serangan Israel berikutnya terhadap Gaza telah menewaskan lebih dari 40.900 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan wilayah tersebut. Ribuan lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan sementara ribuan lainnya telah meninggal karena konsekuensi tidak langsung dari perang tersebut dan puluhan ribu lainnya terluka. Kedua pihak yang bertikai saling menyalahkan atas kegagalan mencapai gencatan senjata yang akan mengakhiri pertempuran dan membebaskan para sandera. (I-2)
Bukan saja saat malam tiba, tapi pada siang hari pun nyamuk memenuhi sudut-sudut ruangan tenda pengungsian dan kamar.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
BMKG memberi peringatan dini cuaca ekstrem dan. peningkatan curah hujan yang diprakirakan mencapai lebih dari 400mm hingga Februari mendatang.
Selain penyakit umum, Kemenkes juga memberikan perhatian khusus terhadap penyakit menular dengan tingkat penularan tinggi.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
PARA korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat memerlukan berbagai bentuk dukungan sosial agar dapat pulih secara emosional maupun fisik.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
ISRAEL menutup seluruh penyeberangan di Tepi Barat dan Gaza mulai Minggu (1/3) hingga waktu yang belum ditentukan, menyusul operasi militer gabungan dengan AS terhadap Iran.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pemerintah Indonesia memfinalisasi teknis pengerahan pasukan ke Gaza melalui ISF. Kelompok pertama diperkirakan berangkat awal April.
Laporan CPJ 2025: Israel catat rekor pembunuh jurnalis terbanyak dengan 84 korban. Tahun 2025 jadi tahun paling mematikan bagi pers global dengan total 129 kematian.
Raja Yordania Abdullah II menyopiri Presiden Prabowo dari Istana Basman ke Lanud Marka, diiringi atraksi flypast F16, usai pertemuan bilateral yang membahas isu Palestina di Amman, Yordania.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved