Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA mengatakan pemungutan suara untuk pemilihan lokal mendatang di negara itu akan ditunda di tujuh distrik di wilayah Kursk. Itu menjadi keputusan Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia.
Lembaga itu menyatakan keputusan tersebut dibuat setelah usulan yang diberikan oleh komisi pemilihan umum di wilayah perbatasan, tempat Ukraina melancarkan serangan dua minggu sebelumnya.
Badan tersebut mengatakan distrik yang dimaksud adalah Belovsky, Bolshesoldatsky, Glushkovsky, Korenevsky, Sudzhansky dan Khomutovsky, serta kota Lgov.
Baca juga : Ukraina Bombardir Rusia, Vladimir Putin Ancam Beri Serangan Balasan
“Proses persiapan dan penyelenggaraan pemilu akan dilanjutkan dengan jaminan penuh terhadap keselamatan pemilih,” kata pernyataan itu lebih lanjut, dilansir Anadolu, Kamis (22/8).
Warga negara Rusia akan memberikan suara di tingkat lokal dan regional pada 8 September. Serangan Ukraina ke Kursk dimulai pada malam 5-6 Agustus, dengan pasukannya memasuki wilayah perbatasan dekat kota Sudzha, sekitar 10 kilometer dari perbatasan Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin menuduh Kyiv melakukan provokasi berskala besar dan penembakan tanpa pandang bulu, dan mendefinisikan serangan itu sebagai serangan teroris.
Baca juga : Pyongyang Kecam Agresi Ukraina di Rusia
Ia juga menolak perundingan damai dengan Ukraina, dan mempertanyakan bagaimana Rusia dapat berunding dengan pihak-pihak yang menyerang warga sipil dan infrastruktur sipil tanpa pandang bulu, atau menimbulkan ancaman terhadap fasilitas tenaga nuklir.
Beberapa hari kemudian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengakui bahwa itu adalah operasi oleh pasukan Ukraina, dan menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan zona penyangga terhadap serangan Rusia.
Panglima Tertinggi Ukraina Oleksandr Syrskyi mengklaim pasukannya telah maju sejauh 35 kilometer di wilayah Rusia, merebut 1.263 kilometer persegi dan 93 pemukiman di Kursk sejak dimulainya serangan. (I-2)
Pyongyang secara terbuka dan eksplisit mengakui pengerahan pasukannya untuk menjalankan misi berbahaya pembersihan ranjau di Rusia.
Sebanyak 70 hingga 120 warga sipil, termasuk 15 anak-anak, ditawan Ukraina di sebuah lembaga sosial di kota Sudzha.
Pasukan Ukraina mengalami kerugian yang signifikan.
Rusia dan Ukraina terus bertempur di wilayah Kursk, tempat Kyiv melancarkan serangan pada 5-6 Agustus, dan di Ukraina timur, tempat Moskow terus mengklaim kemajuan di berbagai front.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
MenteriĀ ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved