Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UKRAINA melancarkan serangan pesawat nirawak dan rudal ke beberapa wilayah perbatasan Rusia, Sabtu (10/8) malam. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kemarin pagi bahwa pertahanan udaranya menghancurkan 14 pesawat nirawak dan empat rudal taktis Tochka-U di wilayah perbatasan Kursk.
Militer Rusia juga menembak jatuh 16 pesawat nirawak di wilayah Voronezh di timur dan tiga kendaraan udara nirawak (UAV) di atas Belgorod. Pesawat nirawak juga ditembak jatuh di wilayah Bryansk dan Oryol.
Satu rudal Ukraina yang jatuh di gedung bertingkat dalam kota Kursk semalam melukai 13 orang. Ini dikatakan penjabat gubernur daerah Kursk Alexei Smirov dalam posting ke aplikasi pesan Telegram yang dilansir Newsweek. Dalam pernyataan terpisah yang disiarkan oleh media pemerintah Rusia, kemarin, Menteri Kesehatan Mikhail Murashko mengatakan 69 orang yang terluka dalam penembakan di wilayah Kursk sedang dirawat di rumah sakit.
Baca juga : Serangan Rudal Rusia ke Kyiv Setelah Putin Berjanji Membalas Serangan Perbatasan
Zelensky mengatakan pada Sabtu bahwa ia telah mendengar dari kepala militer Kyiv, Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi, tentang tindakan untuk mendorong perang ke wilayah agresor. Ini pengakuan resmi pertama atas serangan mendadak Ukraina ke wilayah Kursk, Rusia, dari Zelensky, sebagai serangan paling signifikan ke wilayah Rusia sejak perang skala penuh dimulai hampir dua setengah tahun yang lalu.
Tujuan Kyiv masih belum jelas dan para pejabat bungkam tentang operasi tersebut. Kyiv melancarkan serangan lintas perbatasan dari wilayah Sumy di timur laut ke Kursk. Ini mendorong Rusia untuk segera mentransfer bala bantuan ke perbatasan dan mulai mengevakuasi penduduk. Kementerian Situasi Darurat Moskow mengatakan pada Sabtu bahwa lebih dari 76.000 orang telah dievakuasi sejauh ini.
Smirnov mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah pada Rabu. Rusia mengatakan pada Sabtu bahwa mereka akan memberlakukan langkah-langkah keamanan tambahan di Kursk, Belgorod, dan Bryansk sebagai bagian dari operasi antiterorisme. Serangan lintas batas ke Rusia sebelumnya diklaim oleh kelompok-kelompok Rusia yang berpihak pada Kyiv, tetapi ini pertama kali pasukan reguler Ukraina melancarkan operasi semacam itu.
Baca juga : Masuki Tahun Ketiga Perang, Ukraina Masih Defensif Terhadap Serangan Rusia
Ukraina terus maju di Kursk. Laporan menunjukkan Kyiv telah mencapai sekitar 13 mil ke wilayah tersebut. Lembaga pemikir yang berbasis di AS, Institute for the Study of War (ISW), mengevaluasi pada Sabtu bahwa laju perolehan yang dikonfirmasi ke Kursk telah melambat setelah Moskow memindahkan beberapa unit baru ke daerah tersebut.
Secara terpisah, kemarin, gubernur wilayah Voronezh, Alexander Gusev, mengatakan pertahanan udara menghancurkan lebih dari 15 pesawat nirawak dalam semalam. "Beberapa bangunan dan sejumlah kendaraan yang tidak disebutkan jumlahnya mengalami kerusakan dan menyebabkan sekitar 100 penduduk tanpa listrik," katanya.
Gubernur Belgorod, Vyacheslav Gladkov, mengatakan seorang warga sipil terluka di kota perbatasan Shebekino setelah tiga pesawat nirawak menghantam sebuah gedung apartemen, sementara satu blok apartemen lainnya rusak akibat UAV. Sebuah gedung terpisah rusak akibat pesawat nirawak di desa tetangga Novaya Tavolzhanka, kata Gladkov.
Lebih jauh ke barat di wilayah tersebut, tiga mobil dan satu bangunan tempat tinggal rusak di desa Malinovka, dan satu rumah lainnya terbakar sebentar di desa perbatasan Berezovka, kata gubernur. (Z-2)
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Ia berkata, "kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat terkait persenjataan nuklir strategis antara Federasi Rusia dan Amerika Serikat."
Ukraina dan SpaceX resmi memblokir terminal Starlink milik Rusia. Akibatnya, sistem komunikasi militer Rusia di garis depan dilaporkan mengalami kegagalan fatal.
Serangan drone Rusia di Ukraina timur menewaskan 12 penambang dan menghantam rumah sakit bersalin di Zaporizhzhia di tengah suhu ekstrem dan penundaan perundingan damai.
Serangan drone Rusia menghantam kereta penumpang di Kharkiv, menewaskan sedikitnya 4 orang. Zelensky sebut serangan sipil ini murni aksi terorisme.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved