Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 9 orang dipastikan mengalami cedera di Prefektur Miyazaki, Kagoshima, dan Kumamoto akibat gempa bumi kuat yang melanda Prefektur Miyazaki, Kamis.
Jalan Nasional No. 20 di Nichinan, Prefektur Miyazaki ditutup karena adanya batuan yang jatuh di jalan, menurut Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata.
Sebuah rumah dua lantai runtuh di Osaki, Prefektur Kagoshima. Kerusakan lainnya termasuk dinding blok beton yang runtuh.
Baca juga : Perusahaan Asuransi Besar Siapkan Gugus Tugas Setelah Gempa Bumi di Kyushu
Diketahui, gempa bermagnitudo 7,1 terjadi di selatan Prefektur Miyazaki sekitar pukul 16:40.
Kota Miyazaki, Kushima, dan Miyakonojo di prefektur tersebut serta kota Osaki di Prefektur Kagoshima mengalami intensitas di atas 5. Fokus gempa berada pada kedalaman sekitar 30 kilometer.
Peringatan tsunami dikeluarkan untuk Prefektur Miyazaki, Kochi, Ehime, Kagoshima, dan Oita. Gelombang pertama diperkirakan akan mencapai Prefektur Ehime sekitar pukul 17:10. Tinggi maksimum yang diharapkan adalah 1 meter. (Japan News/Z-3)
Beberapa cedera dan kerusakan pada bangunan dilaporkan di Miyazaki dan dua provinsi tetangga setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (8/8).
Gempa dilaporkan memicu tsunami setinggi satu meter di Prefektur Kochi, Oita, Miyazaki, dan Ehime.
Dari besarnya gempa yang terjadi, wilayah Miyazaki pun diterjang tsunami dengan ketinggian 50 sentimeter pada pukul 17.14 waktu setempat. Lalu tsunami lainnya terjadi di Nichinan
Badan Meteorologi Jepang mencabut peringatan tsunami untuk Prefektur Miyazaki pukul 22:00 dan semua peringatan tsunami terkait gempa bumi ini telah dicabut.
Menanggapi gempa bumi yang terjadi di Kyushu, perusahaan asuransi non-jiwa besar membentuk gugus tugas untuk mengumpulkan informasi mengenai kerusakan di area terdampak.
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 mengguncang wilayah Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku pada Sabtu.
BMKG menjelaskan bahwa gempa bumi tektonik M6,4 (update) yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Taluad, Sulut merupakan akibat dari deformasi batuan Lempeng Maluku
GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 terjadi di Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut).
Gempa dangkal magnitudo 4,5 mengguncang Kuta Selatan, Bali. BBMKG menyebut gempa dipicu sesar aktif dasar laut dan tidak berpotensi tsunami.
Sepanjang periode waktu tersebut tidak ada kejadian gempa bumi yang dirasakan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved