Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Abbas juga menyebut tindakan sekutu utama Israel ini membuat pihaknya harus mengkaji ulang hubungan diplomatik. Pernyataannya tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara dengan kantor berita resmi Palestina, Wafa.
"Keputusan AS di DK PBB sangat mengecewakan, disesalkan, memalukan, tidak bertanggung jawab, dan tidak dapat dibenarkan. Palestina akan mempertimbangkan kembali hubungan bilateral dengan AS untuk memastikan perlindungan kepentingan rakyat, tujuan, dan hak-hak kami,” terang Abbas.
Baca juga : Perjalanan Panjang Palestina di PBB
Abbas mengatakan dunia menyetujui penerapan hukum internasional dan mendukung hak Palestina. Tetapi tindakan sebaliknya dilakukan AS dengan terus mendukung pendudukan, menolak memaksa Israel menghentikan genosida di Jalur Gaza.
"AS memberi Israel senjata dan dana yang membunuh anak-anak kami dan menghancurkan rumah kami, dan AS menentang kami di forum internasional, dalam posisi yang tidak mendukung keamanan dan stabilitas di kawasan,” katanya.
Baca juga : AS Memveto Upaya Palestina untuk Keanggotaan PBB di Dewan Keamanan
Abbas menekankan perlunya AS menyadari bahwa Timur Tengah tidak akan stabil tanpa solusi yang adil terhadap masalah Palestina. Dia juga mengkritik standar ganda dan dukungan terhadap Israel dalam agresinya terhadap rakyat Palestina.
Baca juga : Otoritas Palestina Kecam Veto AS terhadap Keanggotaan PBB
Ia menyatakan bahwa hal ini tidak akan diterima oleh rakyat Palestina dan tidak akan membawa keamanan dan perdamaian. "Perjuangan Palestina tidak dapat dipatahkan, tidak dapat diubah, dan pantang menyerah. Pengorbanan, kesabaran, dan ketahanan rakyat Palestina di tanah airnya, serta kemauan keras mereka, akan menggagalkan semua kebijakan yang didukung Amerika,” kata Abbas.
Negara Palestina diterima sebagai negara pengamat Majelis Umum PBB pada 2012 dan mengizinkan utusannya untuk berpartisipasi dalam perdebatan, tetapi tidak memiliki hak suara. Menurut Piagam PBB, sebuah negara diterima menjadi anggota penuh PBB atas dasar keputusan Majelis Umum atas rekomendasi DK. (Anadolu/Cah)
ORGANISASI nonpemerintah hak asasi manusia Arab mengajukan permohonan agar Inggris menjatuhkan sanksi terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
SETIDAKNYA 84 tahanan Palestina meninggal di penjara-penjara Israel sejak Oktober 2023 setelah mengalami penyiksaan sistematis.
EMIRAT Arab menjadi salah satu negara pertama yang secara terbuka berkomitmen pada Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump pada Selasa (20/1).
ISRAEL memindahkan blok-blok yang seharusnya menandai garis kendali pascagencatan senjata lebih jauh ke dalam Jalur Gaza. Ini menimbulkan kebingungan di kalangan Palestina.
PARA pemimpin Kristen senior di Jerusalem, Palestina, memperingatkan campur tangan pihak luar yang mengancam masa depan Kekristenan di Tanah Suci, khususnya Zionisme Kristen.
PARA penasihat Presiden AS tidak sabar menghadapi keberatan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat mereka terus mendorong fase kedua dari rencana perdamaian Gaza.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas mendesak Italia mengakui Negara Palestina. Langkah tersebut akan membantu melindungi solusi dua negara dan memperkuat fondasi perdamaian.
Paus Leo XIV dan Presiden Palestiha Mahmoud Abbas membahas mendesaknya bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza serta terwujudnya solusi dua negara demi mengakhiri konflik Israel-Palestina.
Abbas menegaskan rakyat Palestina tidak akan menyerah pada tekanan maupun penderitaan panjang akibat konflik.
PRESIDEN Otoritas Palestina Mahmoud Abbas menegaskan Hamas tidak akan mendapat tempat dalam pemerintahan Gaza setelah perang berakhir.
PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.
Majelis Umum PBB dengan dukungan mayoritas suara menyetujui permohonan agar Mahmoud Abbas dapat menyampaikan pidato melalui tautan video.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved