Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Iran telah memulai serangan udara terhadap Israel.
"Serangan ini kemungkinan akan terjadi selama beberapa jam," kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson, dilansir dari rilis pers di laman daring Gedung Putih, Minggu (14/4) WIB .
Menyusul serangan tersebut, tim keamanan nasional AS secara rutin memberikan informasi terkini kepada Presiden AS Joe Biden tentang situasi yang tengah berkembang, kata Watson.
Baca juga : Joe Biden Peringatkan Iran untuk tidak Serang Israel
Biden juga akan bertemu dengan mereka di Gedung Putih pada sore di hari yang sama.
Sementara itu, tim tersebut juga melakukan komunikasi secara konstan dengan pejabat Israel serta mitra dan sekutu lainnya.
Watson juga menambahkan Biden telah menegaskan dukungan teguhnya terhadap Israel.
"Presiden Biden telah menjelaskan dengan jelas: dukungan kami terhadap keamanan Israel sangat kuat. AS akan mendukung rakyat Israel dan mendukung pertahanan mereka dari ancaman yang berasal dari Iran," katanya.
Sementara itu, Kantor Berita Iran IRNA melaporkan Juru Bicara Pasukan Militer Israel Daniel Hagari, Minggu (14/4), mengatakan Iran telah meluncurkan puluhan drone dari wilayahnya ke arah Israel. (Ant/Z-1)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Pemerintah Tiongkok menyampaikan keprihatinan mendalam atas serangan militer terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menyebut risiko serangan AS ke Iran tidak hanya berasal dari sentimen pasar tetapi juga dari potensi gangguan jalur energi dan perdagangan global.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi yang dilakukan AS terhadap Venezuela dapat menjadi contoh dalam menghadapi dinamika kekuasaan di Iran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer negaranya akan terus berlangsung dengan kekuatan penuh.
DUNIA internasional dikejutkan oleh eskalasi besar di Timur Tengah pada awal Maret 2026.
KETEGANGAN antara Amerika Serikat dan Iran mencapai titik puncak setelah upaya diplomasi terakhir di Jenewa berakhir tanpa kesepakatan.
PRESIDEN AS, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran diperkirakan akan berlangsung sekitar empat pekan, atau bahkan lebih singkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved