Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA aktivis di Yordania menyerukan protes lebih lanjut pada hari Minggu (31/3) setelah demonstrasi berhari-hari menentang perang di Gaza dan diakhirinya perjanjian perdamaian Yordania dengan Israel.
Yordania, yang hampir separuh penduduknya adalah keturunan Palestina, telah turun ke jalan dan melakukan unjuk rasa rutin di Amman sebagai bentuk solidaritas terhadap Gaza sejak serangan gencar militer Israel sebagai respons terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Aksi protes baru-baru ini telah mengakibatkan bentrokan yang jarang terjadi antara demonstran dan pasukan keamanan di ibu kota dan di kamp pengungsi Palestina terbesar di Yordania.
Baca juga : Pelepasan Bantuan Yordania di Atas Kota Gaza
Kelompok Pertemuan Pemuda Yordania mendesak masyarakat kembali pada Minggu malam ke kedutaan Israel di Amman untuk mendukung perlawanan di Gaza dan menuntut pembatalan perjanjian perdamaian Israel Yordania dan memutuskan semua hubungan dengan Israel.
Pada tahun 1994, Yordania menjadi negara Arab kedua, setelah Mesir pada tahun 1979, yang menandatangani perjanjian damai dengan Israel.
“Tidak untuk kedutaan Zionis di wilayah Yordania”, bunyi salah satu spanduk pada protes kedutaan hari Sabtu, di mana orang-orang berkumpul setiap malam sejak bulan suci Ramadhan dimulai lebih dari dua minggu lalu.
Baca juga : Yordania dan AS Bahas Percepatan Gencatan Senjata di Gaza
Pasukan keamanan mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka telah menangkap sejumlah pengunjuk rasa 20 kilometer, utara Amman di kamp pengungsi Beqaa.
Juru bicara keamanan publik Amer Al-Sartaawi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sejumlah perusuh ditangkap setelah tindakan kerusuhan dan vandalisme, pembakaran, dan pelemparan batu ke kendaraan di jalan umum.
Kamp Beqaa, yang menampung lebih dari 100.000 warga Palestina, adalah salah satu dari enam kamp yang didirikan untuk menampung gelombang pengungsi yang melarikan diri dari Tepi Barat dan Jalur Gaza selama perang Arab-Israel tahun 1967.
Baca juga : Raja Yordania Abdullah II Tekankan Dukungan Terhadap Palestina
Yordania memiliki 2,2 juta orang yang telah terdaftar di UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina.
Banyak yang telah diberikan kewarganegaraan Yordania. Serangan Hamas terhadap Israel pada bulan Oktober mengakibatkan kematian 1.160 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka resmi Israel.
Israel menanggapinya dengan kampanye militer tanpa henti yang sejauh ini telah menewaskan 32.782 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas. (AFP/Z-8)
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Hamas desak Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump hentikan agresi Israel di Gaza. Simak laporan pelanggaran gencatan senjata dan krisis kemanusiaan terbaru.
Menlu Palestina Varsen Shaheen di Munich tegaskan perdamaian mustahil jika Israel terus langgar hukum internasional dan aneksasi wilayah. Simak laporannya.
OKI dan Liga Arab kecam Dubes AS Mike Huckabee yang dukung ekspansi wilayah Israel di Timur Tengah. Pernyataan itu dinilai melanggar hukum dan Piagam PBB.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI tengah mengawal ketat kasus hukum seorang anak Indonesia karena diduga terlibat dalam aktivitas yang mendukung gerakan ISIS.
Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses penetapan sejumlah cabang Ikhwanul Muslimin di Libanon, Mesir, dan Yordania sebagai organisasi teroris asing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved