Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH korban tewas dari serangan di sebuah gedung konser di Moskow yang diklaim ekstremis Islam naik menjadi 143, kata otoritas Rusia.
Otoritas mencantumkan nama-nama yang meninggal di kementerian Rusia untuk pertahanan sipil dan situasi darurat lima hari setelah serangan Jumat lalu, yang merupakan serangan paling mematikan yang diklaim hingga saat ini oleh Negara Islam di tanah Eropa dan yang terburuk di Rusia dalam dua dekade.
Pada Rabu sore, 80 orang yang terluka dalam serangan itu, termasuk enam anak, tetap dirawat di rumah sakit, kata agensi berita TASS mengutip Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko.
Baca juga : Presiden Rusia Vladimir Putin Enggan Ikuti Narasi Barat
Sebuah sumber medis yang tidak mau disebutkan namanya, memberi tahu TASS 205 orang telah menerima perawatan rawat jalan.
Wakil Perdana Menteri Rusia Tatiana Golikova mengatakan kepada wartawan sehari sebelumnya bahwa banyak orang yang syok pada awalnya tidak kembali ke rumah sakit untuk pengobatan.
Pada Jumat, penembak membuka tembakan di gedung konser Crocus City dekat Moskow, juga membakar tempat itu.
Baca juga : 60 Tewas Akibat Serangan Senjata di Konser Moskow
Empat tersangka serangan, semuanya dari Tajikistan menurut media negara Rusia, ditahan bersama dengan beberapa tersangka rekanan.
Sebuah pengadilan Moskow telah memerintahkan agar para pria tersebut ditahan dalam tahanan pra-penuntutan hingga 22 Mei.
Rusia mengatakan pada Sabtu telah menangkap 11 orang terkait serangan itu. Tidak ada informasi tentang tujuh lainnya.
Baca juga : ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Serangan Senjata di Rusia
Serangan itu segera diklaim oleh Negara Islam meskipun Moskow telah mengulangi garis awalnya tentang hubungan dengan Ukraina.
Kyiv menolak keterlibatan apa pun.
Rusia telah menjadi target Negara Islam selama beberapa tahun karena perannya dalam menekan ketidakstabilan di wilayah-wilayah dengan mayoritas Muslim yang substansial serta dukungannya terhadap rezim dalam perang saudara di Suriah.
Pada Senin, tiga hari setelah serangan, Presiden Vladimir Putin mengakui untuk pertama kalinya para penembak yang diduga adalah Islamis radikal tetapi terus bersikeras tentang hubungan dengan Ukraina, mengatakan para pelaku menuju sana ketika mereka ditangkap sekitar 150 kilometer (93 mil) dari perbatasan. (AFP/Z-3)
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Letjen Vladimir Alexeyev, petinggi intelijen GRU Rusia, ditembak di apartemennya di Moskow. Serangan ini menambah panjang daftar jenderal Rusia yang jadi target.
Kelompok ekstremis Israel, Temple Mount Faithful, baru-baru ini merilis sebuah video yang menggambarkan simulasi api yang membakar Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu.
WARGA Palestina menceritakan tentang pemerintahan brutal yang dikomandoi panglima perang gadungan di seluruh lembah Jabal Salman.
AMERIKA Serikat (AS) mengumumkan sanksi baru terhadap pemukim ekstremis di Tepi Barat yang didanai oleh pemerintah Israel.
AS menjatuhkan sanksi berupa penyitaan aset milik kelompok ekstremis Israel. Pasalnya, mereka memblokir dan merusak konvoi bantuan kemanusiaan ke Gaza
Seorang remaja berusia 16 tahun menyerang jemaat gereja Asiria di barat Sydney, yang segera ditahan oleh jemaat yang marah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved