Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken mengatakan negosiasi gencatan senjata di Gaza masih mungkin terjadi. Di saat Israel menyerang orang-orang bersenjata Hamas di rumah sakit Al Shifa dan mengevakuasi pasien.
Blinken bertemu dengan para menteri luar negeri Arab dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi ketika pembicaraan di Qatar berpusat pada gencatan senjata sekitar enam minggu. Itu akan memungkinkan pembebasan 40 sandera Israel dengan imbalan ratusan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
"Negosiator terus bekerja. Kesenjangan semakin menyempit, dan kami terus mendorong tercapainya kesepakatan di Doha. Masih ada pekerjaan sulit untuk mencapainya. Namun saya tetap yakin hal itu mungkin terjadi," kata Blinken.
Baca juga : Netanyahu Tolak Gencatan Senjata 135 Hari di Gaza, Malah Perluas Agresi ke Rafah
Pihaknya telah menutup kesenjangan, namun masih ada kesenjangan atas kesepakatan itu. AS berkomitmen untuk melakukan segala kemungkinan untuk mencapai kesepakatan.
Poin utama dalam perundingan gencatan senjata adalah Hamas mengatakan pihaknya akan membebaskan sandera dan mengakhiri perang. Sementara Israel mengatakan pihaknya hanya akan membahas jeda sementara.
Sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepala mata-mata Israel David Barnea akan melakukan perjalanan ke Qatar pada Jumat (22/3), untuk bertemu dengan mediator.
Baca juga : Masuki Bulan Kelima, Hamas Pertimbangkan Gencatan Senjata
Di Gaza, Israel melanjutkan serangannya terhadap rumah sakit Al Shifa, satu-satunya fasilitas medis yang berfungsi sebagian di bagian utara Jalur Gaza, pada hari keempat. Warga mengatakan bangunan-bangunan di dalam kompleks tersebut terbakar dan warga lainnya melaporkan mereka melihat tembakan dan orang-orang ditembak di dalam kompleks tersebut.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan Hamas dan Jihad Islam bersembunyi di gedung, yang menampung ruang gawat darurat rumah sakit dan memperkirakan serangan tentara akan berlanjut selama beberapa hari lagi.
Hamas membantah rumah sakit tersebut menampung para pejuang dan mengatakan mereka yang tewas adalah pasien yang terluka dan orang-orang yang kehilangan tempat tinggal.
Baca juga : Antony Blinken Kembali ke Timur Tengah Mendorong Kesepakatan Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera
“Kami sedang mengevakuasi pasien, sekitar 220 pasien, ke gedung lain,” kata tentara Israel Laksamana Muda Daniel Hagari dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Hagari menambahkan beberapa komandan Hamas yang sangat penting telah ditangkap tetapi dia belum bisa mengungkapkan identitas mereka. Seorang jurnalis lokal, Osama Al-Ashi, yang tinggal di dekat rumah sakit Al Shifa menulis di halaman Facebook-nya bahwa dia tidak dapat meninggalkan daerah tersebut karena dikelilingi oleh tank.
“Saya bisa mati kapan saja. Saya takut pada segala sesuatu di sekitar saya dan segalanya,” katanya. (CNA/Z-3)
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Serangan AS-Israel ke Iran memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia ini mengalirkan 20 juta barel minyak per hari.
Kelompok HAM di AS mengajukan permohonan kepada ICC terhadap anggota pemerintahan Joe Biden sebelumnya dan mantan presiden tersebut terkait kejahatan perang Israel.
AKSES mantan Menteri Luar Negeri Antony Blinken terhadap terhadap informasi rahasia Amerika Serikat akan dibatasi.
"Sekretaris genosida, Anda memiliki darah ratusan ribu orang tak berdosa di tangan Anda," kata pengunjuk rasa.
Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dalam pidatonya di Atlantic Council, mengungkapkan rencana pasca-perang Gaza yang bertujuan mengisi kekosongan kekuasaan di wilayah itu.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak menengah menuju laut timurnya, saat Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengunjungi Seoul.
SEKELOMPOK pengunjuk rasa pro-Palestina berulang kali melakukan protes terhadap kesaksian Menteri Luar Negeri Antony Blinken di hadapan Panel DPR AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved