Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT kargo militer Amerika Serikat (AS) menjatuhkan makanan ke jalur Gaza melalui udara. Namun, kelompok-kelompok kemanusiaan mengatakan aksi AS bukan solusi yang efektif dan hanya aksi tak signifikan untuk mengurangi rasa bersalah mereka atas apa yang terjadi di Gaza.
"AS, bersama dengan angkatan udara Yordania, melakukan gabungan serangan udara bantuan kemanusiaan ke Gaza untuk memberikan bantuan penting kepada warga sipil yang terkena dampak konflik yang sedang berlangsung,” kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (2/3).
Pesawat-pesawat C-130 menjatuhkan lebih dari 38.000 makanan di sepanjang garis pantai Gaza yang memungkinkan warga sipil mengakses bantuan penting,” tambahnya, ketika daerah kantong tersebut menghadapi krisis kemanusiaan setelah hampir lima bulan perang.
Baca juga : Antony Blinken Kembali ke Timur Tengah Mendorong Kesepakatan Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera
Presiden AS Joe Biden mengatakan pengiriman bantuan dari udara oleh AS akan dilakukan dalam beberapa hari, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Negara-negara lain, termasuk Yordania dan Prancis, telah mengirimkan bantuan melalui udara ke Gaza.
“Kita perlu berbuat lebih banyak dan Amerika Serikat akan berbuat lebih banyak, bantuan yang mengalir ke Gaza tidak cukup," kata Biden kepada wartawan.
Sejak perang Israel dimulai pada tanggal 7 Oktober setelah serangan Hamas, Israel telah melarang masuknya makanan, air, obat-obatan dan persediaan lainnya, kecuali sejumlah kecil bantuan yang masuk ke selatan dari Mesir di penyeberangan Rafah dan gerbang perbatasan Karem Abu Salem.
Baca juga : Beredar Proposal Terbaru Gencatan Senjata Israel dan Hamas, Ini Bocorannya
Langkah Amerika ini dikritik karena dianggap tidak efisien dan hanya merupakan langkah sementara untuk menangakan masyarakat dari kondisi terburuk di wialyah tersebut.
“Penerjunan udara ini bersifat simbolis dan dirancang sedemikian rupa untuk menenangkan pangkalan domestik,” Dave Harden, mantan direktur USAID untuk Tepi Barat kepada Al Jazeera.
“Yang perlu dilakukan adalah lebih banyak [pembukaan] penyeberangan dan lebih banyak truk yang masuk setiap hari. Saya pikir Amerika Serikat lemah dan itu sangat mengecewakan saya,” tambah Harden.
Baca juga : Lagi, AS Gagalkan Gencatan Senjata di Gaza
“AS mempunyai kemampuan untuk memaksa Israel memberikan lebih banyak bantuan dan jika tidak melakukan hal tersebut, maka kita akan membahayakan aset dan rakyat kita dan berpotensi menciptakan lebih banyak kekacauan di Gaza,” lanjutnya.
Oxfam juga mengecam rencana pemerintahan Biden, dan menyebut upaya tersebut sebagai upaya untuk meredakan rasa bersalah para pejabat AS.
“Sementara warga Palestina di Gaza berada di ambang kehancuran, memberikan bantuan dalam jumlah kecil dan simbolis ke Gaza tanpa adanya rencana distribusi yang aman tidak akan membantu dan akan sangat merendahkan martabat warga Palestina,” Scott Paul, yang memimpin advokasi Oxfam untuk pemerintah AS.
(Al jazeera/Z-9)
Sebanyak sembilan orang dilaporkan tewas dan 40 lainnya mengalami luka-luka dalam bentrokan antara aparat kepolisian dan pengunjuk rasa Konsulat Amerika Serikat di Karachi, Pakistan.
Presiden AS Donald Trump menyebut operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung hingga empat minggu dan memperingatkan kemungkinan korban tambahan.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Trump setuju berbicara dengan pemimpin baru Iran. Teheran terbuka untuk upaya serius meredakan ketegangan, kata Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi.
Amerika Serikat konfirmasi 3 anggota militer tewas dan 5 luka-luka akibat operasi terhadap Iran. USS Abraham Lincoln aman meski misil diluncurkan.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Militer Israel memobilisasi 100.000 tentara cadangan dalam Operasi “Roaring Lion” terhadap Iran. Serangan di Gaza menewaskan warga dan melukai puluhan lainnya.
Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan setuju dengan AS soal program nuklir Iran, namun peringatkan risiko eskalasi konflik di Timur Tengah.
Tentara Iran menembak jatuh 10 drone canggih, total 22.
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan ke Teheran. Media Iran belum memberikan konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
Serangan AS-Israel ke Iran memicu ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur vital perdagangan energi dunia ini mengalirkan 20 juta barel minyak per hari.
Iran menuding Amerika Serikat dan Israel melakukan aksi terorisme dan pembunuhan terencana terhadap Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved