Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
RUMAH sakit di Korea Selatan menolak beberapa pasien dan menunda operasi pada Selasa, karena ratusan dokter magang menghentikan pekerjaan mereka dalam protes terhadap reformasi pelatihan medis. Hampir 6.500 dokter telah mengajukan pengunduran diri, hampir setengah dari jumlah pekerja muda, dengan 1.600 berhenti bekerja, demikian disampaikan Wakil Menteri Kesehatan Kedua, Park Min-soo.
Pemerintah telah memerintahkan para dokter untuk kembali bekerja, dan polisi telah mengancam akan menangkap para pembakar semangat dari pemogokan tersebut, mengingat undang-undang di Korea Selatan membatasi kemampuan staf medis untuk melakukan mogok kerja.
Park menyatakan keprihatinan dan penyesalan yang mendalam atas tindakan kolektif dokter magang yang telah menyebabkan pembatalan operasi dan gangguan dalam pelayanan medis.
Baca juga : Pyfaesthetic dan JMBiotech Undang Dermatologis dan GP Aesthetic ke Korsel
Pemerintah menekankan prioritas untuk mempertahankan layanan darurat medis dan perawatan untuk kasus-kasus serius di rumah sakit besar, guna menghindari situasi di mana pasien dengan kondisi serius tidak dapat mendapatkan perawatan.
Korea Selatan mencatat rasio dokter terhadap penduduk yang rendah di antara negara-negara maju, dan pemerintah berupaya meningkatkan jumlah dokter, sebagian untuk menghadapi masyarakat yang menua dengan cepat.
Namun, para dokter menentang keras rencana pemerintah untuk menaikkan jumlah penerimaan mahasiswa kedokteran, dengan klaim bahwa hal tersebut akan merugikan kualitas layanan.
Baca juga : CGBIO dan MDBeauty Aesthetic Beri 'Train to Trainer' Bersama Dr. Chang Doo Yeoul
Para pendukung rencana tersebut menyatakan bahwa dokter lebih khawatir akan dampak reformasi terhadap pendapatan dan status sosial mereka.
Reformasi pelatihan tersebut menyerukan peningkatan sebesar 65% dalam jumlah mahasiswa yang diterima di sekolah kedokteran, sebanyak 2.000 orang setiap tahun, mulai tahun 2025.
Meskipun rencana ini populer di kalangan masyarakat, dokter menentangnya, menganggap bahwa reformasi tersebut dapat merugikan pendapatan dan status sosial mereka. Walaupun pemerintah telah mengancam dengan tindakan hukum, para dokter tetap keras dalam penolakan mereka terhadap rencana tersebut.
Baca juga : Pyfaesthetic Gelar Pelatihan Kompetensi untuk Dokter Dermatologis dan Estetika
"Saya telah mengajukan surat pengunduran diri saya," tulis Park Dan, kepala Asosiasi Dokter Magang dan Residen Korea, pada hari Senin di Facebook.
"Sekarang saya dapat meninggalkan impian saya menjadi seorang spesialis di bidang kedokteran gawat darurat anak tanpa penyesalan. Saya tidak berniat untuk kembali." (AFP/Z-3)
Baca juga : Ajak 15 Dokter, Pyfaesthetic Adakan Cadaver Training Ke Korea Selatan
Kota Jinju, Korea Selatan, dikenal sebagai salah satu dari lima produsen sutra terbaik di dunia. Sejak 1912, 80% sutra Korea dihasilkan dari kota ini.
Larangan yang akan berlaku mulai Maret tahun depan itu menjadikan Korea Selatan negara terbaru yang membatasi penggunaan ponsel pintar dan media sosial di kalangan anak di bawah umur.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang terpilih pada Juni, meminta Trump untuk membantu mewujudkan perdamaian antara kedua Korea selama kunjungannya ke Gedung Putih.
Drama Korea Aema di Netflix hadirkan kisah industri film Korea 1980-an, menyoroti seksisme, eksploitasi, dan perjuangan perempuan.
Presiden Korsel Lee Jae Myung meminta Presiden AS Donald Trump berperan sebagai peacemaker menuju perdamaian di Semenanjung Korea.
Korea Utara kembali melontarkan kecaman terhadap latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan yang tengah berlangsung.
Presiden AS Donald Trump mengerahkan 2.000 pasukan untuk menangani protes yang terus meningkat dampak penggerebekan imigrasi di Los Angeles.
Mahasiswa Harvard menggelar aksi protes menentang kebijakan Trump yang membatalkan kontrak keuangan dan mencabut akreditasi mahasiswa internasional.
PARA pedagang di Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) mengancam akan menutup akses skybridge pasar Tanah Abang.
Menurut dia, para hakim bisa menempuh cara-cara lain untuk menyampaikan aspirasi, tanpa harus "mogok" kerja secara serentak.
Berbagai upaya resmi dan formal telah ditempuh, dengan harapan agar pemerintah memberikan perhatian yang serius dan langkah nyata terhadap tuntutan tersebut.
Puluhan pengunjuk rasa berbaris di seberang jalan raya, memblokirnya, sambil membentangkan spanduk besar dan foto-foto tawanan yang akan menuju Gaza.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved