Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
JURNALIS foto Motaz Azaiza mengungsi dari Gaza, Palestina ke Qatar, setelah tiga bulan lamanya bertahan di zona perang antara Hamas dan Israel. Motaz Azaiza adalah salah satu sosok penting yang mendokumentasikan dampak perang di Jalur Gaza dan mengabarkannya kepada dunia. Tidak heran jika, kepergian Motaz Azaiza dari Gaza viral.
Dikutip dari Aljazeera, Azaiza mengumumkan di Instagram pada hari Selasa (23/1) bahwa ia meninggalkan wilayah yang terkepung sebelum menaiki pesawat militer Qatar di Bandara Internasional El Arish Mesir. Namun, tidak jelas bagaimana dia bisa meninggalkan Gaza atau mengapa dia mengungsi.
“Ini terakhir kalinya Anda melihat saya dengan rompi (pers) yang berat dan bau ini. Saya memutuskan untuk mengungsi hari ini.
Mudah-mudahan saya segera bangkit kembali dan membantu membangun Gaza lagi,” kata Azaiza dalam sebuah video.
Baca juga : Kerabat dan Hamas Tolak Tudingan Israel terhadap Jurnalis yang Terbunuh
Bang Motaz, begitu netizen Indonesia memanggilnya. Pemuda Palestina berusia 24 tahun ini menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia ketika ia memfilmkan dirinya mengenakan rompi dan helm untuk mendokumentasikan kondisi selama perang Israel, yang telah menewaskan lebih dari 25.000 orang di Gaza.
Israel melancarkan serangannya setelah Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober, menewaskan 1.139 orang dan menawan lebih dari 200 orang. Liputan Azaiza sering kali berbentuk video mentah dan tanpa filter tentang anak-anak atau keluarga yang terluka yang tertimpa reruntuhan akibat serangan udara Israel.
Baca juga : Jumlah Jurnalis yang Terbunuh di Palestina Bertambah Jadi 106 Orang
Motaz mengatakan dia harus mengungsi karena banyak alasan. "Anda semua tahu sebagian tapi tidak semuanya”.
Dalam postingannya, ia terlihat dalam video hendak menaiki pesawat berwarna abu-abu yang bertuliskan “Angkatan Udara Qatar Emiri.”
“Video pertama di luar Gaza,” katanya dalam salah satu klip, mengungkapkan bahwa ini adalah pertama kalinya dia naik pesawat. “Menuju ke Qatar.” Ia juga membagikan video bagian dalam pesawat saat mendarat di Doha.
Sejak dimulainya perang, Motaz Azaiza ini telah mengumpulkan jutaan pengikut di berbagai platform. Ia kerap menerima teror dari Israel karena keberaniannya dalam mengabarkan kondisi terkini di Gaza, yang tidak bisa dilakukan oleh banyak media konservatif.
Pengikut Instagramnya telah tumbuh dari sekitar 27.500 menjadi 18,25 juta dalam lebih dari 100 hari sejak 7 Oktober, menurut penilaian analisis media sosial oleh Al Jazeera
Akun Facebook-nya berkembang dari titik awal yang sama menjadi hampir 500.000 pengikut. Dia sekarang memiliki satu juta pengikut di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.
Selain postingan media sosialnya, Azaiza juga memproduksi konten untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNWRA).
Pengguna media sosial berterima kasih kepada Azaiza atas liputannya tentang perang tersebut, banyak yang memujinya sebagai pahlawan.
“Terima kasih atas semua yang telah kamu lakukan, kamu telah memindahkan gunung, apa yang telah kamu lakukan dalam 100 hari terakhir tidak dapat dilakukan orang seumur hidupnya. Anda adalah suara penting dalam menunjukkan kepada dunia kekejaman Israel di Gaza. Semoga Anda baik-baik saja dan aman,” kata salah satu pengguna di X.
“Saya senang sekali Anda mendapat kesempatan untuk keluar, Insya Allah ANDA AKAN KEMBALI KE PALESTINA BEBAS,” tulis yang lain.
“Kami sangat mencintaimu,” tulis musisi Amerika Kehlani, sambil menambahkan, “Terima kasih atas kemanusiaanmu.”
“Bingkai rompi itu. Itu adalah baju besi dari salah satu pahlawan terhebat dalam sejarah,” kata komedian Sammy Obeid. (Z-4)
Dunia Arab kerap dipersepsikan secara simplistis sebagai kawasan yang identik dengan konflik dan instabilitas.
Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas umat Islam sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang tengah berada dalam kondisi sulit.
Dalam konferensi pers di Barcelona, Spanyol bintang Thelma & Louise tersebut mengatakan bahwa ia kehilangan agensinya dan kesulitan mendapatkan proyek besar di industri hiburan
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
Pasukan Israel tahan Syekh Rani Abu Sbeih di Masjid Al-Aqsa. Di tengah pengetatan akses Jumat kedua Ramadan, 100.000 jemaah tetap padati kompleks suci tersebut.
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Lilik bercerita, tulisannya mengangkat cerita perjalanan panjang energi. Mulai dari minyak mentah sampai menjadi produk BBM yang ramah lingkungan dan produk gas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved