Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Israel pada Selasa (19/12) mengatakan pihaknya menghancurkan rumah keluarga seorang pria Palestina yang dituduh membunuh dua warga Israel--seorang ayah dan putranya--di tempat pencucian mobil, Tepi Barat yang diduduki.
Polisi menangkap Osama Bani Fadl pada November setelah perburuan selama berbulan-bulan. Israel menuduhnya membunuh Shay Silas Nigrekar dan Aviad Nir di kota Huwara, Palestina, pada Agustus.
Kedua pria Israel itu ditembak mati ketika mereka berada di tempat pencucian mobil dalam serangan yang mengguncang wilayah tersebut pada saat itu.
Baca juga : Menlu AS akan Bertemu Presiden Palestina
Pada Selasa (19/12) tentara Israel merilis rekaman pasukan menghancurkan apartemen Bani Fadl pada malam hari di kota Aqraba. Israel secara teratur menghancurkan rumah-rumah warga Palestina yang dituduh melakukan serangan mematikan terhadap warga Israel. Alasannya, tindakan tersebut berfungsi sebagai tindakan pencegahan.
Aktivis hak asasi manusia mengatakan kebijakan tersebut sama dengan hukuman kolektif, karena dapat menyebabkan nonkombatan, termasuk anak-anak, kehilangan tempat tinggal. Seorang saksi mengatakan tentara menyerbu kota dan mengepung apartemen Bank Fadl sebelum meledakkannya pada malam hari.
Tentara mengatakan mereka telah, "Menghancurkan apartemen teroris yang melakukan serangan di Huwara."
Baca juga : Saat Palestina Dijajah, Blinken Bahas Normalisasi Israel dengan Saudi
Kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan bahwa konfrontasi meletus antara pemuda Palestina dan tentara selama pembongkaran tersebut. "Tentara menembakkan granat kejut dan tabung gas air mata," katanya. Beberapa orang ditangkap.
Bahkan sebelum perang antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas pecah pada tanggal 7 Oktober, kekerasan telah meningkat di Tepi Barat. Di wilayah tersebut terjadi peningkatan serangan terhadap warga Israel serta serangan pemukim Yahudi terhadap komunitas Palestina.
Kekerasan semakin meningkat di sana sejak perang di Jalur Gaza dimulai. Lebih dari 300 warga Palestina terbunuh di Tepi Barat oleh pasukan dan pemukim Israel, menurut kementerian kesehatan Palestina yang berbasis di Ramallah.
Baca juga : Warga Palestina Sebut Pasukan Israel Melindas Jenazah Pejuang
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari pada 1967 dan, kecuali Jerusalem timur yang dianeksasi, wilayah tersebut kini menjadi rumah bagi sekitar 490.000 warga Israel yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.
Perang paling mematikan yang pernah terjadi di Gaza dimulai setelah militan Hamas menyerbu perbatasan dan melancarkan serangan yang menyebabkan 1.139 orang tewas di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi terbaru Israel. Sekitar 250 orang juga diculik dan dibawa ke Jalur Gaza.
Dalam kampanye pembalasan Israel terhadap Hamas, setidaknya 19.453 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, tewas di Gaza, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di sana. (AFP/Z-2)
Presiden AS Donald Trump tegas menolak rencana aneksasi Tepi Barat oleh Israel. Kebijakan ini memicu kecaman keras dari PBB, Indonesia, hingga negara Arab.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) belum menerima informasi soal pembukaan kembali penyeberangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir dan masih berkomunikasi dengan otoritas Israel.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Iran tingkatkan arsenal rudal balistik dengan bantuan Rusia. Rudal Kheibar Shekan kini mampu jangkau seluruh wilayah Israel, memicu ancaman konflik terbuka.
PEMERINTAH Jerman mengecam keras langkah Kabinet Israel yang memperluas otoritas sipil di Tepi Barat.
GELOMBANG kecaman internasional kembali menghantam Israel setelah pemerintahnya mengesahkan aneksasi ilegal di Tepi Barat.
Kunjungan Presiden Israel Isaac Herzog ke Australia berujung kericuhan. Polisi tangkap 27 demonstran di Sydney di tengah tuduhan kekerasan aparat.
Langkah baru Israel perketat kontrol di Tepi Barat menuai kecaman global. Kebijakan ini dinilai melanggar hukum internasional dan mematikan solusi dua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved