Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara menyatakan, kekejaman Israel kepada warga Palestina dengan dalih hak untuk membela diri adalah pelanggaran hak asasi manusia yang tidak etis. Itu juga menunjukkan kejahatan perang yang secara terbuka karena mengabaikan hukum dan norma internasional.
Di sisi lain, Korut juga menyebut sekutu zionis Amerika Serikat lebay karena terlalu membesar-besarkan solusi krisis Timur Tengah.
“Serangan Israel terhadap rumah sakit di Jalur Gaza benar-benar mengungkapkan karakter agresif dan biadab Israel,” kata Korut dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola pemerintah.
Baca juga : Korut Mengeklaim Telah Kantongi Gambar Tata Ruang Gedung Putih dan Pentagon
Pyongyang mengkritik peran AS dalam konflik tersebut dan mengatakan pembantaian biadab terhadap warga sipil yang dilakukan Israel dilakukan di bawah perlindungan, kerja sama dan dukungan dari Washington.
“Hal ini dapat dengan mudah dilihat jika kita mengikuti langkah-langkah AS sejak pecahnya krisis Timur Tengah,” katanya.
Baca juga : Houthi Yaman Sebut AS Bohong, Tunjukkan Drama Konyol di Teluk Aden
Israel melancarkan serangan militer besar-besaran di Jalur Gaza menyusul serangan lintas batas yang dilakukan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada 7 Oktober. Bahkan, 6.000 bom dan rudal yang dijatuhkan Israel selama seminggu di Gaza setara dengan serangan AS di Afghanistan selama setahun.
Serangan biadab itu telah menewaskan 15.000 korban, sebagian besar anak-anak sejumlah 6.150 orang dan 4.000 perempuan, menurut otoritas kesehatan di wilayah kantong tersebut.
“Ada sekitar 6.500 orang hilang, termasuk lebih dari 4.700 anak-anak dan perempuan, tertimbun reruntuhan atau nasib mereka masih belum diketahui,” kata kepala Kantor Media Gaza kepada Anadolu pada hari Rabu.
Sementara, korban tewas resmi di Israel mencapai 1.200 orang, sebagian besar diketahui pasukan militernya. (Z-4)
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam mengambil komitmen lanjutan di Board of Peace (BoP), terutama terkait rencana keanggotaan tetap.
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah meminta Pemerintah Indonesia mengambil sikap kritis, aktif, dan terukur di Board of Peace (BoP), agar tetap sejalan dengan kemerdekaan palestina
PIMPINAN Pusat Muhammadiyah memandang pembentukan Board of Peace (BoP) patut dicermati secara kritis, lembaga ini harus jelas soal roadmap kemerdekaan Palestina
Korban jiwa di Gaza mencapai 72.027 orang. Meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025, evakuasi jenazah dan serangan sporadis Israel masih terus memakan korban.
Citra satelit ungkap militer Israel buldoser Pemakaman Perang Gaza. Makam tentara Sekutu PD I & II hancur, memicu kecaman atas penodaan situs bersejarah militer.
LEBIH dari 18.500 pasien di Gaza, Palestina, membutuhkan pengobatan medis khusus yang tidak tersedia di daerah kantong tersebut. Demikian menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) mendukung langkah pemerintah masuk dan mengambil peran dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Jalur Gaza.
MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) merupakan bagian dari komitmen aktif pemerintah untuk mendorong perdamaian di Palestina.
Smotrich ungkap ultimatum BoP untuk Hamas. Indonesia evaluasi peran di BoP demi tetap bebas aktif dan kawal kemerdekaan Palestina di tengah skeptisisme global.
SEKRETARIS Jenderal DPP PKS, Muhammad Kholid, mengecam keras serangan militer Israel ke tenda pengungsian di selatan Jalur Gaza yang terjadi pada Sabtu (31/1/2026).
BADAN pertahanan sipil Gaza melaporkan sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan udara Israel yang menghantam sejumlah lokasi di Jalur Gaza pada Sabtu (31/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved