Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan mempertimbangkan waktu jeda di Gaza untuk memfasilitasi masuknya bantuan kemanusiaan. Itu juga memungkinkan keluarnya sandera yang ditahan oleh prajurit Hamas.
Namun, Netanyahu menegaskan kembali penolakan negaranya terhadap gencatan senjata tanpa pembebasan semua orang yang ditawan di daerah kantong Palestina yang dikuasai Hamas.
Netanyahu melontarkan komentar tersebut dalam sebuah wawancara seusai ditanya siapa yang harus memerintah Gaza setelah pertempuran berakhir.
“Saya pikir Israel (akan menguasai Gaza), untuk jangka waktu yang tidak terbatas, akan memikul tanggung jawab keamanan secara keseluruhan karena kita telah melihat apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tanggung jawab keamanan tersebut,” kata Netanyahu kepada ABC News.
Baca juga:
> Ini Empat Skenario Berakhirnya Gempuran Israel ke Jalur Gaza
> Guterres: Gaza Jadi Kuburan Massal Anak-anak Palestina
Israel maupun Hamas menolak tekanan internasional yang semakin besar untuk melakukan gencatan senjata. Israel mengatakan Hamas harus membebaskan para sandera terlebih dahulu.
Tetapi Hamas mengatakan mereka tidak akan membebaskan mereka atau menghentikan pertempuran ketika Gaza sedang diserang. Ketika ditanya kesediaan menerima jeda kemanusiaan di Gaza, Netanyahu mengatakan, "Ya, tidak akan ada gencatan senjata, tidak ada gencatan senjata umum di Gaza tanpa pembebasan sandera kami."
Dia menambahkan jeda yang dimaksud hanya untuk satu jam dan sudah dilakukan sebelumnya. "Saya kira kita akan memeriksa keadaan, untuk memungkinkan barang-barang, barang-barang kemanusiaan, untuk masuk, atau barang-barang kita. sandera, sandera individu, untuk pergi." (CNA/Z-6)
KSrelief Arab Saudi resmikan dapur pusat di Gaza untuk sediakan 24.000 makanan harian selama Ramadan bagi pengungsi di Deir Al-Balah dan Al-Qarara.
Pasukan Indonesia akan dikerahkan ke Jalur Gaza mulai April 2026 sebagai bagian dari Pasukan Stabilisasi Internasional. Simak detail penempatannya di sini.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan rekonstruksi Gaza hanya berjalan jika Hamas melucuti senjata. Simak hasil pertemuan Board of Peace di Washington.
Menlu Sugiono tegaskan komitmen RI di Markas PBB New York. Dukung gencatan senjata Gaza & pastikan hak Palestina terjaga di Board of Peace (BoP).
Amerika Serikat akan mengalokasikan dana sebesar US$10 miliar untuk mendukung upaya rekonstruksi di Jalur Gaza melalui mekanisme Dewan Perdamaian.
Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan pembersihan 61 juta ton reruntuhan Gaza butuh 7 tahun. Sekitar 90% warga hidup di kondisi ekstrem dan berbahaya.
Baznas terus menyalurkan bantuan bagi masyarakat Gaza, Palestina yang tengah menjalankan ibadah puasa di tengah krisis kemanusiaan. Bantuan tersebut berupa 1.314 paket hidangan berbuka.
AEON menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai bagian dari upaya mendukung proses pemulihan di Sumatra.
Program tersebut mencakup renovasi musala, perbaikan instalasi air bersih, pembangunan fasilitas toilet umum yang higienis, serta perbaikan fasilitas publik lain yang terdampak banjir.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali Mohamed, di Kantor Pusat Baznas, Jakarta.
Menlu RI Sugiono bertemu Menlu Pakistan, Mesir, dan Yordania di sela sidang DK PBB New York, dorong gencatan senjata Gaza dan solusi dua negara Palestina.
WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad agar bantuan kemanusiaan dari diaspora Aceh di Malaysia yang saat ini tertahan administrasi di bea cukai
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved