Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRJEN Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA menyampaikan pidato pembukaan dan sekaligus menutup gelaran The 5th ASEAN Japan Smart Cities Network High Level Meeting, Kamis (26/10), di Kota Tsukuba, Jepang.
Pada pembukaan itu, Safrizal, yang juga merupakan National Representative Indonesia dan Chairman ASEAN Smart Cities Network (ASCN) 2023 dipercaya menjadi Co-Chair dalam High Level Meeting, yang dihadiri Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito, Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Wakil Menteri Pertanian, Infrastruktur, dan Hokkaido Kementerian Pertanian Sakaki Shinichi, Wakil Menteri Proyek Internasional Amano Yusuke, Anggota ASCN, dan perwakilan dari pemerintah daerah.
“Saya mendorong kolaborasi untuk mengatasi tantangan dalam mengembangkan kota cerdas dan mengeksplorasi solusi inovatif. Perlu peningkatan kerja sama ASEAN dan Jepang seperti strategi pengurangan risiko bencana dengan meningkatkan program-program konkret," ungkap Safrizal.
Baca juga: ASEAN akan Beri 2 Ribu Vaksin Cacar Monyet ke Indonesia
Safrizal menuturkan, saat ini, fenomena teknologi memengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Perkembangan teknologi yang meningkat dari tahun ke tahun menjadi tantangan utama bagi pembangunan domestik, ekonomi global dan sosial.
Secara keseluruhan, permasalahan umum yang sering dihadapi warga adalah terpenuhinya rasa aman dan nyaman. Data PBB mencatat hampir 84% kota dengan pertumbuhan tercepat menghadapi masalah perubahan iklim dan bencana ekstrem, yang mayoritas terjadi di Asia dan Afrika.
“Perubahan iklim dunia mengancam produksi pangan, permukaan laut naik, dan lain-lain yang berdampak pada keseimbangan lingkungan alam terganggu. Hal ini mempengaruhi ketahanan kota. Maka perlu menciptakan kota tangguh yang diwujudkan melalui tata kelola kota cerdas,” sambung Safrizal.
Baca juga: ASEAN DSE 2023 Berdayakan Perusahaan Sosial Kalangan Generasi Muda
Sementara itu, pembangunan suatu kota itu sendiri harus memiliki perencanaan tata ruang yang mempertimbangkan prinsip-prinsip pembangunan fisik dan nonfisik serta partisipatif.
Safrizal mencatat setidaknya ada enam prioritas untuk membangun kota yang tangguh melalui aspek multidemensional. Pertama, ketahanan infrastruktur. Kedua, adaptif iklim. Ketiga, ketahanan sosial. Keempat, tata kelola dan perencanaan kota. Kelima, keberlanjutan pembangunan berwawasan teknologi hijau dan terakhir, menggunakan data, analitik dan teknologi untuk memantau dan menjawab tantangan dengan menggunakan teknologi kota cerdas.
“Sama sekali tidak ada keraguan bahwa mewujudkan ketahanan kota komitmen yang kuat antara pemangku kepentingan kota, pemangku kebijakan dan warga yang secara paralel dikombinasikan dengan kerjasama internasional untuk memperkuat basis pengetahuan, pengalaman dan pembiayaan" ujarnya.
Pada penutupan acara level internasional ini, Safrizal mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada peserta yang telah berbagi wawasan dalam mengatasi isu-isu kritis ketahanan perkotaan dan pengurangan risiko bencana. Khususnya kepada Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang atas berbagai inisiatif baik dalam menyelenggarakan pertemuan penting ini dan upaya luar biasa mempertahankan kemitraan antara ASEAN dan Jepang dalam pembangunan dan pengembangan kota cerdas.
“Terima kasih tulus kepada seluruh seluruh partisipan baik Pemerintah Jepang maupun representasi Negara ASEAN, dalam momentum keketuaan Indonesia di ASEAN Smart Cities Network tahun ini, Indonesia akan terus mendorong perluasan kolaborasi Internasional sehingga memperkuat upaya untuk mewujudkan ASEAN sebagai epicentrum of growth dunia" pungkasnya.
Sekadar catatan, perhelatan The 5th ASEAN Japan Smart Cities Network High Level Meeting diadakan di Kota Tsukuba, yang dijuluki sebagai Kota Ilmu Jepang dan merupakan salah satu pusat pengembangan ilmu dan teknologi terdepan di dunia. Di kota ini terdapat bandar antariksa Jepang dan pusat pengembangan ilmu dan teknologi terbesar di Jepang yang disebut Tsukuba Science City, tempat para anggota delegasi juga berkesempatan untuk melakukan kunjungan lapangan. (RO/Z-1)
Sugiono menegaskan, peran ASEAN saat ini semakin penting sebagai jangkar stabilitas di Asia Tenggara.
TIONGKOK mulai mengoperasikan pulau Hainan di selatan sebagai Hong Kong Baru dengan sistem kepabeanan atau bea cukai baru, terpisah dari daratan utama. Bagaimana pengaruhnya terhadap ASEAN
Menteri Luar Negeri Thailand SihasakĀ Phuangketkeow mengatakan ada syarat yang diajukan Thailand sebelum gencatan senjata konflik Thailand vs Kamboja setelah pertemuan khusus ASEAN
Isu lingkungan dinilai semakin bergeser dari sekadar agenda konservasi menjadi persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan stabilitas kawasan.
AS dan Tiongkok mencoba mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja. Bangkok tegaskan gencatan senjata hanya terjadi jika Kamboja tunjukkan niat nyata di lapangan.
Keramika Indonesia 2026 resmi diluncurkan sebagai pameran industri keramik terdepan di kawasan ASEAN.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
ANGGOTA DPR RI Puti Guntur Soekarno Putri menyebut nilai-nilai Pancasila telah lama diadopsi oleh masyarakat Jepang menjadi filosofi dan standar moral.
Pertemuan momen libur Lebaran dan musim sakura berisiko memicu keterbatasan kursi pesawat.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved