Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG mahasiswa Indonesia untuk bisa berkarier di bidang Konstruksi di Jepang disebut semakin terbuka. Namun, hal itu bisa tercapai dengan persiapan matang yang lebih dulu harus dilakukan para mahasiswa, salah satunya melalui pelatihan.
Rektor Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) Ade Maman Suherman menerangkan mahasiswa harus disiapkan untuk bisa bekerja secara profesional dan berdaya saing global khususnya dalam industri konstruksi Jepang. Karena itu, kampusnya menghadirkan program Daito Class bersama perusahaan konstruksi asal Jepang, Daito Trust Construction untuk melakukan persiapan menghadapi dunia kerja bidang konstruksi di Jepang.
Ade Maman mengatakan, program Daito Class sudah dirancang sejak satu tahun lalu dan pihak kampus telah menyeleksi mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti kelas.
“Kuantitasnya nanti dari 25 mahasiswa akan mengerucut tersaring lagi menjadi 5 orang untuk bekerja ke Jepang,” ujar Ade Maman, melalui keterangannya, Selasa (5/8).
Ade Maman juga berpesan kepada para peserta yang nantinya terpilih, agar bisa menyesuaikan budaya lokal custom dan lokal cultur yang ada di Jepang.
“Inilah salah satu tujuan Daito Class untuk dapat mengenalkan budaya, baik secara negara dan korporasi kepada 5 orang mahasiswa terpilih. Sisanya bisa juga mungkin disalurkan atau melamar di perusahaan Jepang yang terafiliasi dengan perusahaan Jepang dan sebagainya,” ujarnya.
Ade Maman menjelaskan Daito Class juga berfungsi untuk menjadi sertifikat pendamping ijazah untuk memudahkan lulusan Unsika saat mencari pekerjaan. Sehingga, ia menargetkan Unsika Karawang bisa mencetak lulusan berkelas dunia melalui kerja sama dengan Daito yang berasal dari Negeri Sakura.
Sementara itu, Senior Executive Officer Daito Trust Construction Co. Ltd, Yutaka Takahashi menyebut program Daito Class memiliki tujuan besar, yakni untuk mendidik Sumber Daya Manusia (SDM) dari luar Jepang untuk bisa berkiprah secara profesional. Pasalnya, ia mengakui Jepang kekurangan tenaga kerja karena populasinya menurun.
“Sehingga Jepang merekrut tenaga kerja dari luar. Jadi tidak melulu orang Jepang sendiri yang direkrut perusahaan besar ini,” tutur Yutaka.
Terpisah, Staf Khusus Mendikbud-Saintek, Oki Earlivan menegaskan Jepang adalah negara yang patut untuk ditiru karena punya etos kerja yang tinggi. Oki menilai kemajuan sebuah bangsa adalah memperbanyak pertemanan dengan negara-negara lainnya.
“Saya harap program Daito Class dapat bermanfaat bagi Indonesia dan Jepang. Ke depan ada hubungan berkelanjutan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Saya harap program ini dapat sukses untuk teman-teman semua,” tandas Oki. (H-3)
Proyek bernilai sekitar Rp219 miliar ini menampilkan inovasi konstruksi berupa skybridge ikonik sepanjang 22 meter yang menghubungkan Menara Wimaya II (Tower B) dengan Menara Wimaya I.
PERTUMBUHAN Surabaya sebagai pusat ekonomi dan kawasan urban utama di Jawa Timur menempatkan sektor konstruksi pada tekanan yang kian kompleks.
Kaltim serius dalam meningkatkan tata kelola konstruksi, meningkatkan kualitas pembinaan kontraktor, serta memperkuat pengawasan proyek strategis daerah.
Ketua MTKBTI Weni Maulina ingin agar para pelaku industri konstruksi bawah tanah tidak berjalan sendiri. MTKBTI menjadi ruang bersama untuk berdiskusi, mencari solusi, dan berkomunikasi.
PU Bangun secara aklamasi menetapkan Suko Widigdo sebagai Ketua Umum PU Bangun periode 2025-2028Â menggantikan Mursyid.
Green Building Contractor Gathering memperkuat komitmen bersama menuju praktik konstruksi hijau di seluruh Indonesia.
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Untar berharap seluruh proses yang dijalani dapat memberikan solusi yang paling tepat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi semua pihak terkait.
Para mahasiswa ini akan melaksanakan berbagai program mulai 2-22 Februari 2026. Adapun pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, pada 2 dan 11 Februari 2026.
Selain perpustakaan, UBM menghadirkan The UBM Immersive Design Lab sebagai ruang eksplorasi berbasis teknologi bagi mahasiswa Program Studi Desain Interaktif.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai budaya kerja profesional dan pentingnya integrasi tim legal dalam kesuksesan berbagai sektor bisnis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved