Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK enam jenazah ditemukan di wilayah utara Meksiko yang dilanda kekerasan. Sehari sebelumnya tujuh remaja diculik, namun satu korban penculikan ditemukan hidup, kata otoritas.
"Jenazah tersebut sedang diangkut tim forensik dari munisipalitas Villanueva ke ibu kota negara bagian Zacatecas untuk diidentifikasi," kata kantor jaksa negara bagian dalam sebuah pernyataan.
Jenazah-jenazah tersebut ditemukan di area yang sama di mana tujuh remaja, berusia 14 hingga 18 tahun, dilaporkan diculik dari sebuah hacienda oleh pelaku yang dicurigai pada dini hari Minggu setelah sebuah pesta.
Baca juga: Tragedi Penembakan di Meksiko: Petugas Polisi dan Jurnalis Tewas
"Salah satu yang hilang ditemukan hidup tetapi terluka dan dirawat di rumah sakit karena memar dan mungkin patah di kepala dan hidung," demikian pernyataan tersebut.
"Keluarga-keluarga mereka sedang menerima perawatan psikologis," tambahnya.
Baca juga: Pengacara Pelajar Italia-Palestina yang Ditahan Israel Minta Pemerintah Intervensi
Jaksa mengatakan penculikan itu tidak terkait dengan rekrutmen paksa oleh kelompok kriminal. Kartel Sinaloa yang kuat dan Kartel Jalisco New Generation bersaing untuk mengendalikan jalur perdagangan narkoba yang menguntungkan menuju Amerika Serikat melalui Zacatecas.
Kasus ini mengingatkan pada penculikan, penyiksaan, dan pembunuhan lima warga Meksiko muda berusia 19-22 tahun oleh pembunuh bayaran kartel narkoba di negara bagian barat Jalisco pada Agustus. Pembunuhan dan penculikan adalah hal yang umum terjadi di Meksiko, tetapi penculikan lima teman saat sedang bersosialisasi menggemparkan negara tersebut.
Reaksi tersebut sebagian besar dipicu gambar-gambar mengerikan yang tersebar luas yang menunjukkan para pria tersebut berlutut dan terikat mulut mereka dengan tangan mereka terikat. Salah satu klip tampaknya menunjukkan seorang teman menyerang yang lain, kemungkinan dipaksa para penculik.
Hingga saat ini, belum ada dari lima tersebut yang ditemukan, meskipun otoritas telah menemukan berbagai sisa manusia selama pencarian mereka.
Meksiko telah mencatat lebih dari 420.000 pembunuhan sejak peluncuran serangan narkoba oleh militer yang kontroversial pada tahun 2006. Negara itu juga telah mendaftarkan lebih dari 110.000 kasus penculikan sejak tahun 1962, sebagian besar diatribusikan pada organisasi kriminal. (AFP/Z-3)
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaounde disebut terus melakukan pemantauan dan melaporkan perkembangan secara berkala.
Alvaro dinyatakan hilang sejak Kamis, 6 Maret 2025. Kakek korban Tugimin, 71, menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya.
Dia mengatakan tim terus berkoordinasi setiap kali muncul informasi baru, termasuk dari keluarga Alvaro untuk menangani kasus yang melibatkan anak di bawah umur itu.
BILQIS Ramadhany, 4, anak korban penculikan anak asal Makassar, Sulawesi Selatan ditemukan di pemukiman Suku Anak Dalam di Jambi. Bupati Merangin HM Syukur mengumpulkan tumenggung
Edi menambahkan, peristiwa serupa disinyalir telah memakan puluhan korban, bahkan ratusan, namun hanya segelintir orang yang berani melapor ke aparat.
Sehari setelah mengaku mengalami penculikan dan penodongan senjata api, influencer asal Rusia Sergeii Domogatsky yang dikenal sebagai “Mr. Terimakasih” kembali menjadi sorotan.
Seorang remaja berinisial J (19) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di lapangan sepak bola yang terendam banjir
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved