Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa (UE) tengah menyusun rencana untuk dana militer untuk Ukraina senilai US$22 miliar. Bantuan itu untuk memberi Ukraina senjata dan bantuan militer selama empat tahun ke depan.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Blok Tersebut Josep Borrell menguraikan proposal empat tahun pada pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Kamis (20/7). Setelah pertemuan tersebut, Borrell mengatakan UE akan mengubah dukungan yang ada menjadi komitmen jangka panjang untuk keamanan dan ketahanan Ukraina.
“Kami mengusulkan pembentukan bagian khusus di fasilitas perdamaian Eropa untuk menyediakan hingga lima miliar euro per tahun selama empat tahun ke depan untuk kebutuhan pertahanan Ukraina,” katanya.
Baca juga: Ini 5 Isu Strategis Perundingan IEU CEPA yang Ditargetkan Kelar Akhir 2023
“Ini adalah evaluasi kebutuhan dan biaya komitmen keamanan jangka panjang kami ke Ukraina,” tambah Borrell.
Proposal itu muncul di tengah dorongan internasional untuk memberikan jaminan keamanan jangka panjang kepada Ukraina, seperti yang diumumkan oleh anggota kelompok G7 di sela-sela KTT NATO pekan lalu di ibu kota Lithuania, Vilnius.
Baca juga: AS Ungkap Rencana Rusia Menyerang Kapal Sipil di Laut Hitam, lalu Salahkan Ukraina
Pada pertemuan puncak itu, para pemimpin NATO mengatakan Ukraina harus dapat bergabung dengan aliansi militer di masa depan tetapi berhenti menawarkan undangan langsung hasil yang tidak diharapkan oleh para pejabat Ukraina.
“Masa depan Ukraina ada di NATO,” kata para pemimpin aliansi tersebut dalam sebuah deklarasi tetapi tidak memberikan batas waktu untuk proses tersebut.
Mengingat kekecewaan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky atas kegagalan mendapatkan keanggotaan NATO, pejabat Barat menekankan bahwa akan ada paket proposal dukungan yang lebih luas yang dirancang untuk memberi Ukraina keunggulan militer atas pasukan Rusia.
Para menteri luar negeri Uni Eropa diperlihatkan rencana dana itu di dewan urusan luar negeri Kamis, tetapi debat yang lebih rinci akan berlangsung pada 31 Agustus pada pertemuan di kota Toledo, Spanyol.
Beberapa negara anggota, terutama Hungaria menentang gagasan tersebut, dan persetujuan politik akhir tidak diharapkan sampai para pemimpin Eropa bertemu di KTT UE pada Oktober atau Desember.
Fasilitas Perdamaian Eropa (EPF), yang dibuat pada 2021, dimaksudkan untuk membiayai tindakan yang mencegah konflik, membangun perdamaian, dan memperkuat keamanan internasional. Awalnya bernilai US$6,3 miliar, tetapi sejak itu berkembang menjadi US$13,4 miliar.
Fasilitas ini digunakan untuk mengganti biaya senjata, amunisi dan bantuan militer lainnya yang mereka berikan kepada negara-negara di luar blok tersebut.
Hungaria masih menahan pencairan dana EPF saat ini sebesar US$556 juta untuk bantuan Ukraina, menuntut agar OTP bank Hungaria pertama-tama dihapus dari daftar hitam Ukraina. Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto mengatakan Budapest akan mengambil sikap yang sama dengan proposal baru tersebut.
"Baik untuk US$500 juta yang diblokir sejauh ini, maupun untuk UZ$20 miliar yang sekarang diusulkan, kami bersedia untuk terlibat dalam negosiasi apa pun selama OTP ada dalam daftar ini," katanya kepada wartawan. (Aljazeera/Z-3)
Ancaman terorisme saat ini semakin kompleks, terutama dengan adanya situasi ketidakpastian global yang rentan menjadi lahan subur ideologi kekerasan.
Analisis invasi AS ke Venezuela: Trump tangkap Maduro demi kendali minyak dan wilayah strategis. Kebangkitan Doktrin Monroe picu ketegangan global dan protes domestik.
Militer Israel mengklaim serangannya menewaskan tiga anggota Hizbullah.
PENGAJAR Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Gita Putri Damayana menilai revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) menghadapi krisis mendasar dari sisi kualitas penyusunan naskah akademik.
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
AUSTRALIA dan Indonesia menyepakati perjanjian keamanan baru yang akan memperdalam kerja sama militer antara kedua negara.
PM Keir Starmer dan Presiden Macron menandatangani kesepakatan penempatan pasukan dan pembangunan pusat militer di Ukraina pasca-gencatan senjata dengan Rusia.
Ketegangan baru pecah setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Putin dengan 91 drone. Zelensky membantah dan sebut Moskow ingin sabotase perdamaian.
Utusan AS Steve Witkoff bertemu dengan perwakilan Rusia dan Ukraina di Florida guna mematangkan 20 poin rencana damai Donald Trump untuk mengakhiri perang.
Pemimpin Uni Eropa berkumpul di Brussels untuk memutuskan penggunaan aset Rusia yang dibekukan guna mendanai Ukraina. Simak rincian rencana dan tantangan hukumnya.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap AS mengusulkan penarikan Ukraina dari sebagian Donetsk dan pembentukan zona ekonomi khusus.
Ukraina mengajukan respons atas proposal perdamaian AS di tengah percepatan negosiasi dengan Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved