Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Luar Negeri Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan Tiongkok mampu meluncurkan serangan siber terhadap infrastruktur penting AS, termasuk jaringan pipa minyak dan gas serta sistem kereta api. Para peneliti menemukan bahwa kelompok peretas Tiongkok telah memata-matai jaringan-jaringan tersebut.
Bahkan sebuah peringatan multinasional awal pekan ini mengungkapkan bahwa kampanye spionase siber Tiongkok telah ditujukan pada target militer dan pemerintah di AS.
"Komunitas intelijen AS menilai bahwa Tiongkok hampir pasti mampu meluncurkan serangan siber yang dapat mengganggu layanan infrastruktur penting di Amerika Serikat, termasuk terhadap jaringan pipa minyak dan gas serta sistem kereta api," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Matthew Miller, dalam sebuah konferensi pers pada Kamis (25/5).
Baca juga: Tiongkok Tolak Tuduhan Memata-matai Infrastruktur Penting Barat
"Sangat penting bagi pemerintah dan para pembela jaringan di masyarakat untuk tetap waspada,” sambungnya.
Kelompok spionase adalah subjek dari peringatan yang dikeluarkan oleh badan-badan keamanan siber dan intelijen di AS, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Inggris atau lebih dikenal sebagai Five Eyes.
Para peneliti Microsoft mengatakan kelompok peretas asal Tiongkok, Volt Typhoon, sedang mengembangkan kemampuan yang dapat mengganggu infrastruktur komunikasi penting antara Amerika Serikat dan kawasan Asia selama krisis di masa depan.
Baca juga: AS: Rusia Tidak Bisa Menang Perang di Ukraina
Microsoft menambahkan kampanye Volt Typhoon bergantung pada serangan living off the land yang merupakan malware tanpa file yang menggunakan program yang sudah ada untuk melakukan serangan dan bukannya menginstal file itu sendiri.
Raksasa teknologi ini mengatakan bahwa Volt Typhoon menyatu dengan aktivitas jaringan normal dengan merutekan data melalui peralatan jaringan kantor dan rumah seperti router, firewall, dan VPN, sehingga sangat sulit untuk dideteksi.
"Kelompok peretasan telah menargetkan organisasi infrastruktur penting di wilayah Pasifik AS di Guam,” kata Microsoft, dia menambahkan bahwa perangkat FortiGuard milik perusahaan keamanan Fortinet disalahgunakan oleh Volt Typhoon untuk membobol target-targetnya.
(Aljazeera/Z-9)
AMERIKA Serikat menyatakan menolak langkah aneksasi Tepi Barat oleh Israel. AS menekankan pentingnya menjaga stabilitas di wilayah pendudukan Palestina tersebut.
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
PENELITI Center of Reform on Economics (CoRE), Eliza Mardian menyatakan bahwa niat pemerintah untuk menyetop impor bawang putih dalam 5 tahun mendatang kurang realistis.
LEDAKAN hebat di sebuah pabrik bioteknologi di Provinsi Shanxi, Tiongkok Utara, menewaskan delapan orang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja
Penggabungan potensi budaya Indonesia yang kaya dengan teknologi maju Tiongkok merupakan formula tepat untuk menembus pasar global.
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
Pemerintah Tiongkok menyatakan penyesalan atas berakhirnya Perjanjian New START antara AS dan Rusia. Beijing mendesak Washington melanjutkan dialog dengan Moskow.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved