Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA menilai Ukraina terpaksa melakukan sejumlah serangan untuk menyenangkan negara-negara Barat. Kyiv berupaya membuat para sekutunya bangga atas bantuan persenjataan yang telah diberikan meskipun menimbulkan kerugian besar.
“Situasi paling mencekam saat ini berkembang di kawasan Eropa Timur. Barat memaksa rezim Kyiv, terlepas dari kerugiannya, untuk menunjukkan keberhasilan taktis dan kesiapan untuk berperang ke Ukraina terakhir, memompanya dengan senjata," ujar Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu.
Bantuan militer-teknis ke Kyiv telah melebihi US$65 miliar. Shoigu menambahkan AS dan sekutunya menyebabkan ketegangan di dekat perbatasan.
Baca juga :
Terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak Iran untuk mempertimbangkan kembali pasokan drone mematikan ke Rusia. Drone Shahed-136 buatan Iran yang dipasok ke Moskow telah memainkan peran utama dalam serangan Rusia.
Baca juga :
Zelensky mengatakan pertahanan udara Kyiv terampil dalam menjatuhkan sekitar 900 dari 1.160 drone yang ditujukan untuk target Ukraina ditembak jatuh.
“Pertanyaan sederhananya adalah apa minat Anda menjadi kaki tangan teror Rusia? Apa manfaat pembunuhan sinis seperti itu bagi Iran? Dengan tangan Rusia, tetapi dengan senjata Anda, senjata Anda, Shahed Anda, yang meneror Ukraina setiap malam, berarti hanya rakyat Iran yang didorong semakin dalam ke sisi gelap sejarah," pungkasnya. (Aljazeera/Z-8)
Menurut Donald Trump, satu-satunya faktor yang membuat posisi Ukraina tetap bertahan hingga saat ini adalah peran dirinya.
Namun pada 3 Januari, Rusia hanya berdiri dan menyaksikan ketika Amerika Serikat (AS) secara paksa membawa Maduro dan istrinya ke New York.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky resmi menunjuk Kyrylo Budanov sebagai Kepala Staf Presiden di tengah skandal korupsi dan perombakan kabinet besar-besaran.
Pejabat keamanan nasional AS menyatakan Ukraina tidak menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin atau kediamannya dalam serangan drone baru-baru ini
Para pihak juga saling bertukar pandangan mengenai paket kemakmuran untuk Ukraina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan keyakinannya bahwa negaranya akan keluar sebagai pemenang dalam perang di Ukraina.
HAMAS menyambut positif langkah sejumlah negara Barat yang baru-baru ini mengakui Palestina sebagai negara berdaulat.
Sebanyak 90 pengacara Amerika Serikat, termasuk dari kalangan pemerintah, meminta Presiden Joe Biden untuk menghentikan bantuan militer ke Israel.
IRAN mengecam penghentian pendanaan pengungsi Palestina oleh negara barat dan menyebut tindakan tersebut sebagai dukungan atas kejahatan perang dan genosida yang dilakukan Israel.
RATU Rania dari Yordania mengecam para pemimpin negara Barat karena menerapkan standar ganda dengan membiarkan Israel melakukan pembunuhan massal di Palestina.
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin telah tiba di Tiongkok, sekutu terpenting Rusia, untuk melakukan perjalanan penting guna memperkuat aliansi melawan Barat.
MALAYSIA menolak tekanan Barat untuk mengutuk Hamas. Sebaliknya, Malaysia akan terus menjaga hubungan dengan Hamas, kelompok pejuang kemerdekaan Palestina.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved