Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan menggambarkan pemilihan presiden dan parlemen pada Minggu (14/5) sebagai sebuah festival demokrasi yang damai dan tenang.
Pemilu ini menunjukkan kedewasaan demokrasi Turki, kata Erdogan, yang sedang berusaha untuk terpilih kembali.
Ia juga mengkritik beberapa pihak yang terburu-buru mengumumkan hasil pemilu. Padahal perhitungan suara masih berlangsung. Klaim itu sama saja dengan merampas kehendak nasional.
Baca juga: Perjuangan Erdogan untuk Tetap Berkuasa setelah 20 Tahun
"Sementara pemilihan berlangsung dalam suasana demokrasi yang positif, dan karena suara masih dihitung, terburu-buru mengumumkan hasilnya akan menjadi perampasan kehendak nasional," katanya.
"Kami senang bahwa dukungan bangsa kita tercermin dalam penghitungan suara yang sedang berlangsung,” ujarnya.
Baca juga: Dua Kandidat Presiden Turki Akhiri Kampanye Jelang Pemilu
Dia juga mendesak anggota masyarakat yang sedang bertugas di tempat pemungutan suara untuk tidak meninggalkan tempat sampai hasilnya secara resmi selesai. (Anadolu Agency/fer)
Diversifikasi itu bertujuan mengurangi risiko gangguan pasokan, sebut laporan itu.
Turki sinyalkan intervensi ke Irak utara jika PKK dan PJAK terlibat perang Iran. Erdogan tegaskan sikap itu kepada Trump di tengah eskalasi konflik kawasa
Para ahli akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi; bagaimanapun juga, ledakan tercatat setelah benturan eksternal.
Izin ekspor untuk daging sapi dan kambing, minyak bunga matahari, biji minyak, kacang lentil hijau dan lentil merah saat ini tidak akan dikeluarkan.
Istanbul dan Bursa menyuguhkan perpaduan unik antara refleksi keagamaan, warisan budaya, dan tradisi berabad-abad yang tetap terjaga hingga kini.
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Thailand menggelar pemilu dini tanpa pemenang mutlak. Perebutan kursi perdana menteri dipastikan bergantung pada strategi koalisi partai-partai besar.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
ANGGOTA Komisi II DPR RI Romy Soekarno, menegaskan bahwa sistem pemilu di era modern harus dipandang sebagai infrastruktur digital strategis negara.
Ia juga mengkritik wacana penghapusan pilkada langsung yang kembali mencuat dengan dalih efisiensi anggaran.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved