Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari seribu korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) berhasil diselamatkan dalam sejumlah operasi dalam seminggu terakhir. Pemerintah Indonesia juga berhasil membebaskan 20 warga negara Indonesia (WNI )yang diperdagangkan ke Myanmar sebagai bagian dari online scam, di tengah meningkatnya kasus perdagangan manusia di Asia Tenggara.
"Perekrut palsu telah menawarkan pekerjaan bergaji tinggi kepada para WNI di Thailand. Tetapi para WNI malah diperdagangkan ke Myawaddy, Myanmar, untuk melakukan penipuan untuk website atau aplikasi crypto," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, dalam keterangannya, Senin (8/5).
Ia mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok akan bekerja sama dengan pihak berwenang Thailand untuk memulangkan para korban ke Indonesia. Myawaddy berada di negara bagian Kayin timur di sepanjang perbatasan Thailand dan merupakan tempat konflik bersenjata antara militer Myanmar dan pemberontak etnis Karen.
Baca juga: Jokowi Minta Kemenlu Evakuasi 20 WNI yang Disekap di Myanmar
Sebelumnya korban TPPO membuat rekaman video yang viral di media sosial bulan lalu. Dia memperlihatkan puluhan buruh Indonesia berwajah muram di sebuah kamar asrama dan meminta bantuan untuk keluar dari zona perang.
"Tolong bantu kami kembali ke Indonesia, karena hidup kami di sini sangat sengsara dan terancam," kata salah satu orang korban TPPO dalam video yang viral.
Baca juga: Kemenlu RI Minta Myanmar Beri Perlindungan terhadap WNI
Dia menjelaskan bagaimana mereka dipindahkan dari satu perusahaan ke perusahaan lain selama delapan bulan terakhir, sebelum terdampar di Myawaddy. Ia mengaku disiksa ketika gagal mencapai target kerja dengan dipukul, disetrum, dan bentuk hukuman fisik lainnya.
Sementara itu lebih dari 170 korban TPPO yang diselamatkan di Filipina selama operasi pada Kamis malam berasal dari Indonesia, tulis Kepolisian Nasional Filipina (PNP) di Facebook. PNP bersama dengan lembaga pemerintah lainnya, menyelamatkan total 1.090 korban perdagangan manusia di Kota Mabalacat, Pampanga, Filipina.
Para korban berasal dari Hong Kong, Indonesia, Tiongkok, Vietnam, Nepal, Malaysia, Thailand, Taiwan, Myanmar dan Filipina. Para korban yang diselamatkan di Filipina juga dipaksa bekerja untuk industri dunia maya palsu, kata para pejabat setempat. Para korban TPPO dibuat untuk mengorbankan sesama.
"Kami akan terus bekerja sama dengan lembaga lain untuk memastikan bahwa mereka yang terlibat dalam kejahatan keji ini dimintai pertanggungjawaban," kata Kepala PNP Benjamin Acorda.
"Kita semua harus bersatu dalam perjuangan melawan perdagangan manusia dan membantu mengakhiri praktik tidak manusiawi ini," pungkasnya. (CBS News/Z-3)
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Daerah Papua mencatat 104 aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dengan korban 94 orang meninggal dunia.
POLRI menyebutkan modus TPPO yang melibatkan korban WNI di Kamboja. Menurut Polri WNI korban TPPO itu dijadikan pekerjaan operator komputer.
Para korban sudah mulai kehabisan bekal untuk bertahan hidup. Mereka masih terus menunggu respon dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja.
Perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia di luar negeri menjadi isu mendesak di tengah tingginya kerentanan terhadap eksploitasi HAM.
Pelaku kejahatan TPPO sering menipu korbannya dengan tawaran pekerjaan di luar negeri ditambah gaji dan kehidupan yang terbilang makmur.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved