Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI Amerika Serikat (AS) telah menangkap pelaku penembakan massal di sebuah pusat kesehatan yang menewaskan satu orang dan melukai empat orang. Dalam peristiwa itu, pelaku penembakan mencuri sebuah truk dan melarikan diri dari tempat kejadian perkara.
Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Deion Patterson, 24, ditahan pada hari Rabu tanpa perlawanan setelah seorang petugas yang menyamar melihatnya di utara Atlanta beberapa jam setelah penembakan tengah hari di fasilitas Northside Medical di ibu kota negara bagian Georgia.
Namun, polisi belum mengungkapkan motif Patterson melakukan penembakan tersebut.
Baca juga : Kremlin Diserang Drone Ukraina, Pengamat AS: Serangan Didalangi Moskow
"Kami tahu bahwa dia memiliki janji temu di fasilitas tersebut, tetapi mengapa dia melakukan apa yang dia lakukan, semua itu sedang diselidiki," kata wakil kepala investigasi kriminal Atlanta, Charles Hampton, dalam sebuah konferensi pers.
Kepala Polisi Atlanta Darin Schierbaum mengatakan pada konferensi pers sebelumnya bahwa masih terlalu dini dalam penyelidikan untuk menentukan apakah lima wanita yang ditembak adalah pasien atau karyawan.
Baca juga : Tahun 2022 Lebih Buruk, Sebanyak 258 Juta Orang Alami Kelaparan
Media lokal setempat melaporkan, wanita yang meninggal berusia 39 tahun. Empat wanita yang terluka berusia antara 25 hingga 71 tahun.
Tiga korban berada dalam kondisi kritis dan menjalani operasi. Schierbaum menggambarkan mereka tengah berjuang untuk hidup mereka. (aljazeera/Z-5)
Pada Jumat (27/2) belum ada permintaan resmi yang bisa dijadikan dasar pengambilan keputusan.
Dubes Iran di Jakarta tegaskan Ali Khamenei telah memfatwakan nuklir itu haram. Ia menyebut tuduhan senjata nuklir hanyalah dalih AS-Israel untuk melakukan pembunuhan.
Iran tunjuk badan pemerintahan sementara beranggotakan 3 orang pasca wafatnya Ali Khamenei. Di saat bersamaan, AS siapkan operasi militer 100 hari ke Teheran.
Amerika Serikat pertimbangkan operasi militer hingga 100 hari terhadap Iran. Pentagon tambah personel intelijen di tengah eskalasi konflik yang meluas.
Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa setiap proses perundingan dengan Amerika Serikat berakhir dengan pelanggaran kesepakatan atau bahkan serangan militer terhadap Iran.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved