Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH buron sejak akhir bulan lalu, pelaku penembakan massal yang menewaskan lima orang di Texas akhirnya ditangkap. Pelaku ditangkap di luar Kota Cleveland, Amerika Serikat (AS) kata seorang pejabat tinggi di San Jacinto County, Selasa (2/5) waktu setempat.
Perburuan sempat meluas hingga ke perbatasan Meksiko. Namun, rupanya pelaku yang bernama Francisco Oropesa itu berada distrik tetangga. Oropesa ditangkap hanya beberapa kilometer dari lokasi penembakan.
Gubernur Texas Greg Abbott sempat menawarkan hadiah US$50 ribu untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Oropesa, yang katanya berada di AS secara ilegal. Oropesa merupakan imigran dari Meksiko yang pernah dideportasi hingga empat kali.
Baca juga: Lima Warga Texas Jadi Korban Penembakan Massal
Oropesa diberitakan melakukan penembakan pada Sabtu (29/4) karena tak terima ditegur tetangganya. Sejumlah orang sempat memprotes karena tersangka terus menembakkan senapan otomatis yang menimbulkan suara bising. Kejadian itu menjadi penembakan massal terbaru yang melanda AS.
Seorang anak berusia delapan tahun termasuk di antara para korban ketika pria bersenjata yang tampaknya mabuk menyerbu ke dalam rumah yang penuh sesak.
Sheriff Greg Capers dari San Jacinto County, menggambarkan pemandangan yang mengerikan sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Para korban, berusia antara delapan sampai 40 tahun, berserakan dari pintu depan hingga kamar tidur.
Baca juga: Kepolisian Alabama Tahan Pria Dewasa dan Dua Remaja Terkait Penembakan Massal di Pesta Ulang Tahun
"Pelaku sedang minum alkohol dan dia berkata, saya akan melakukan apa yang saya inginkan di halaman depan saya'," kata Capers.
Sepuluh orang korban yang selamat dirawat di rumah sakit. "Semua korban berasal dari Honduras," kata Capers.
Otoritas Texas mengatakan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk Oropeza, warga negara Meksiko berusia 39 tahun. Pelaku dituntut dengan lima tuduhan pembunuhan. (Thenewyorktimes/Z-6)
AS dinilai tidak lagi memiliki kapasitas sebagai mediator yang kredibel dalam forum Board of Peace (BoP) karena dianggap terlalu berpihak pada kepentingan Israel.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum tegaskan bantuan ke Kuba berlanjut meski ada sanksi AS. Sebanyak 814 ton makanan dikirim via kapal perang sebagai bentuk solidaritas.
Kim Jong-un sinyalkan penguatan nuklir dan ICBM pada Kongres Partai ke-9. Pyongyang fokus pada pembangunan militer luar biasa dan konsolidasi kekuasaan absolut.
Iran menolak pembatasan misil dari AS meski siap lanjut negosiasi. Teheran menegaskan program rudal tak bisa ditawar di tengah tekanan Israel.
Green Day tampil memeriahkan acara pembukaan Super Bowl LX di Levi’s Stadium, California, Minggu (8/2).
INDONESIA mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia segera melanjutkan perundingan untuk mencegah perlombaan senjata nuklir baru.
Tragedi pesawat medis Angkatan Laut Meksiko jatuh di Galveston Bay, Texas. Lima orang tewas, termasuk anak berusia 2 tahun, di tengah kabut tebal.
Sebuah tornado menerjang kawasan Houston, Texas bagian tenggara, pada Senin (24/11) waktu setempat dan menyebabkan kerusakan pada lebih dari 100 rumah.
Seorang anak berusia tiga tahun di San Antonio, Texas, tertular bakteri penyebab gonore setelah memakan media kultur laboratorium milik ibunya.
Gelombang pasukan Garda Nasional Texas tiba di Chicago, menandai eskalasi tindakan keras imigrasi dari pemerintahan Trump.
Kepolisian AS mengatakan pelaku penembakan ICE dilakukan dengan perencanaan matang. Pelaku memiliki motif anti-ICE.
Ahli biologi di Texas menemukan "grue jay", burung hibrida pertama antara green jay dan blue jay yang muncul alami akibat perubahan iklim.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved