Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyampaikan sebanyak 385 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Sudan telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten dari Jeddah.
"Alhamdulillah sekitar pukul 05.46 WIB, sebanyak 385 warga negara Indonesia dengan Garuda GA991 telah mendarat di Jakarta. Mereka terdiri dari 248 perempuan, 137 laki-laki dan di antara mereka terdapat 43 anak-anak," kata Retno dalam konferensi persnya, Jumat (28/4).
Kedatangan mereka, kata Retno, merupakan tahap satu dari total 385 WNI yang dievakuasi akibat perang saudara yang terjadi di Benua Afrika itu. "Mengingat perjalanan evakuasi sangat panjang dan melelahkan, setiba di Jakarta mereka akan diinapkan sementara di asrama Pondok Gede sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing," sebutnya.
Baca juga: WNI asal Sudan akan Dipulangkan dengan Pesawat Garuda Indonesia
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenko PMK) dan Kementerian terkait telah menyiapkan pelayanan mulai dari pemeriksaan kesehatan, hingga layanan konseling.
Evakuasi WNI dari sudah dilakukan secara bertahap. Rencananya pemulangan WNI tahap dua akan dilakukan Sabtu (29/4) dari Jeddah dan tiba di Indonesia pada Minggu (30/4). Sedangkan tahap tiga dilakukan 30 April menggunakan pesawat TNI AU.
Baca juga: Militer Sudan Memperpanjang Gencatan Senjata
"Per saat ini, tersisa 111 orang WNI yang masih berada di kota Port of Sudan. Hari ini, mereka akan diterbangkan ke Jeddah dengan pesawat TNI Angkatan AU," ujarnya.
Situasi konflik yang terjadi di Sudan sangat dinamis, sehingga rencana pemulangan WNI disampaikan oleh Retno bisa saja berubah.
Sebelumnya, Retno mengakui ada WNI yang menolak dievakuasi dengan alasan tidak ingin meninggalkan keluarga di Sudan. Pemerintah, sambungnya, tidak memaksakan evakuasi.
"Karena mereka alasan keluarga, mereka menikah dengan orang Sudan. Jadi kalau evakuasi tidak bisa dipaksa. Itu adalah hak dari mereka yang harus kita hormati," pungkasnya. (Z-3)
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa Board of Peace (Dewan Perdamaian) merupakan inisiatif internasional yang muncul untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dia memuji satu demi satu para Wamenlu sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing. Seperti dalam tanggung jawab dalam kerja sama dengan negara-negara Islam.
UTUSAN Khusus PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, menerima penghargaan sebagai Champion untuk isu investasi air dari Pemerintah Afrika Selatan.
Penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas peran Retno Marsudi sebagai Utusan Khusus Sekjen PBB pertama untuk isu air
Retno Marsudi menuturkan, nilai-nilai patriotisme dan penerapan Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski memiliki latar belakang bukan dari diplomat, Sugiono berjanji akan meneruskan perjuangandan prestasi-prestasi yang telah diraih pendahulunya, Retno Marsudi.
Menlu Sugiono akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-16 BRICS di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved