Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH dokumen yang bocor secara daring menunjukkan bahwa Inggris termasuk di antara sejumlah negara dengan pasukan khusus militer yang beroperasi di Ukraina. Hal ini menegaskan kabar spekulasi yang sudah muncul selama lebih dari satu tahun.
Dokumen-dokumen yang bocor, beberapa di antaranya bertanda ‘sangat rahasia’ tersebut memberikan gambaran rinci mengenai perang di Ukraina. Termasuk detail-detail sensitif mengenai persiapan Ukraina untuk melakukan serangan balasan pada musim semi.
Pemerintah AS mengatakan bahwa mereka sedang menyelidiki sumber kebocoran tersebut. Menurut dokumen tertanggal 23 Maret tersebut, Inggris memiliki kontingen pasukan khusus terbesar di Ukraina (50), diikuti oleh sesama negara anggota Nato, Latvia (17), Perancis (15), AS (14) dan Belanda (1).
Baca juga : Rusia dan Ukraina Bertukar 206 Tahanan Perang
Dokumen tersebut tidak menyebutkan di mana pasukan itu berada atau apa yang mereka lakukan. Jumlah personelnya mungkin kecil, dan pasti akan berfluktuasi. Namun, pasukan khusus pada dasarnya sangat efektif.
Baca juga : Rebut Wilayah yang Dikuasai Rusia, Ukraina Siap Serang Balik
Kehadiran mereka di Ukraina kemungkinan besar akan dimanfaatkan oleh Moskow, yang dalam beberapa bulan terakhir menyatakan bahwa mereka tidak hanya menghadapi Ukraina, tetapi juga Nato.
Sejalan dengan kebijakan standarnya mengenai hal-hal seperti itu, Kementerian Pertahanan Inggris tidak berkomentar, tetapi dalam sebuah tweet pada hari Selasa mengatakan bahwa kebocoran informasi rahasia yang diduga telah menunjukkan apa yang disebutnya sebagai tingkat ketidakakuratan yang serius.
"Para pembaca harus berhati-hati dalam menerima begitu saja tuduhan-tuduhan yang berpotensi menyebarkan informasi yang salah," ditulis dalam Twitter.
Pernyataan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut atau menyarankan dokumen spesifik mana yang dimaksud. Namun, para pejabat Pentagon dikutip mengatakan bahwa dokumen-dokumen itu nyata.
Satu dokumen, yang merinci jumlah korban yang jatuh di Ukraina dari kedua belah pihak, tampaknya telah direkayasa.
Pasukan khusus Inggris terdiri dari beberapa unit militer elit dengan bidang keahlian yang berbeda, dan dianggap sebagai salah satu yang paling mumpuni di dunia.
Pemerintah Inggris memiliki kebijakan untuk tidak mengomentari pasukan khususnya, berbeda dengan negara lain termasuk AS.
Inggris telah gencar mendukung Ukraina, dan merupakan donor terbesar kedua setelah AS untuk bantuan militer ke Kyiv.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan bahwa Departemen Kehakiman telah membuka investigasi kriminal dan bertekad untuk menemukan sumber kebocoran tersebut.
"Kami akan terus menyelidiki dan membongkar setiap batu sampai kami menemukan sumbernya dan sejauh mana kebocoran itu," pungkasnya. (Z-8)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Washington tengah menjajaki kerangka kesepakatan baru terkait Greenland dan wilayah Arktik.
SETELAH dua pekan ketegangan diplomatik yang dipicu retorika keras Presiden AS Donald Trump soal Greenland, situasi mulai mereda menyusul peran NATO yang mendorong dialog.
PIDATO Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, memicu gelombang diskusi global. Ini fakta-faktanya.
Donald Trump kembali memicu polemik global dengan rencana negosiasi pengambilalihan Greenland. Mengapa pulau Arktik ini begitu penting bagi AS?
Sekjen NATO Mark Rutte mengklarifikasi bahwa pertemuannya dengan Donald Trump fokus pada keamanan Arktik, bukan pengalihan kedaulatan Greenland.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved