Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
GUBERNUR daerah Donetsk, Pavlo Kyrylenko, menyatakan populasi warga sipil di Kota Avdiivka, Ukraina Timur yang digempur Rusia, telah berkurang menjadi 1.800 orang dari 32.000 orang sebelum perang.
Avdiivka telah menjadi salah satu target utama serangan musim dingin Rusia, yang hanya mampu membuat kemajuan teritorial kecil di bagian timur.
"Rusia telah mengubah Avdiivka menjadi kehancuran total," kata Kyrylenko.
Baca juga : Ukraina Pulangkan Ribuan Jenazah Tentara Rusia yang Gugur
Dia menambahkan bahwa kota itu dihantam serangan udara pada hari Senin yang menghancurkan sebuah gedung bertingkat.
Baca juga : Serangan Rudal Rusia di Kota Zaporizhzhia Tewaskan Ayah dan Anak
"Untungnya, tidak ada korban jiwa karena semua penghuni gedung dievakuasi tepat waktu," katanya.
Kyrylenko menjelaskan sekitar 1.800 warga Kota Avdiivka yang tersisa saat ini tingaal di bekas reruntuhan perang.
“Semuanya mempertaruhkan nyawa mereka setiap hari,” pungkasnya. (AFP/Z-8)
AS setujui penjualan 3.350 rudal ERAM ke Ukraina dengan nilai US$825 juta.
Sebanyak 21 orang, termasuk empat anak tewas saat Kyiv dibombardir oleh serangan udara Rusia.
UKRAINA melaporkan berhasil menembak jatuh 74 dari total 95 pesawat nirawak yang diluncurkan Rusia. Moskow menyatakan pasukan pertahanannya menghancurkan 26 UAV Ukraina.
PERTEMUAN antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin Jumat (15/8) disebut sebagai langkah penting menuju perdamaian di Ukraina.
Ukraina mengaku rusia telah menyerang kawasan industri timur Dnipropetrovsk.
Presiden AS Donald Trump mengirim pesan dukungan kepada Ukraina yang merayakan Hari Kemerdekaan ke-34.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved