Jumat 31 Maret 2023, 06:25 WIB

Terlibat Transaksi Senjata dengan Korut dan Rusia, AS Jatuhkan Sanksi kepada Warga Slovakia

Ferdian Ananda Majni | Internasional
Terlibat Transaksi Senjata dengan Korut dan Rusia, AS Jatuhkan Sanksi kepada Warga Slovakia

AFP
Seorang warga negara Slovakia dijatuhkan sanksi oleh Amerika Serikat karena mengatur penjualan sejata antara Korea Utara dan Rusia.

 

AMERIKA Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap seorang pria Slovakia, yang dilaporkan mengatur penjualan senjata antara Korea Utara dan Rusia. Pasalnya, perang di Ukraina memberikan tekanan pada akses Rusia untuk mendapatkan barang-barang militer tersebut.

Departemen Keuangan AS mengatakan mereka menjatuhkan sanksi terhadap Ashot Mkrtychev. Sanksi itu sebagai bagian dari upaya membatasi kemampuan Rusia dalam mengganti peralatan militer yang hilang di medan perang.

"Rusia telah kehilangan lebih dari 9.000 peralatan militer berat sejak dimulainya perang, dan sebagian berkat sanksi multilateral dan kontrol ekspor, Putin semakin putus asa untuk menggantinya," kata Menteri Keuangan Janet Yellen dalam sebuah siaran pers.

Baca juga: Rusia Hentikan Pengiriman Informasi Senjata Nuklir ke AS

"Skema seperti kesepakatan senjata yang dikejar oleh individu ini menunjukkan bahwa Putin beralih ke pemasok pilihan terakhir seperti Iran dan DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea),” sebutnya.

Tidak lama setelah sanksi diumumkan, Gedung Putih menyatakan kekhawatirannya Korea Utara akan memberikan dukungan lebih lanjut pada operasi militer Rusia terhadap Ukraina.

Baca juga: Rusia Tangkap Wartawan AS yang Diduga Lakukan Spionase

"Kami memiliki informasi baru bahwa Rusia secara aktif berusaha mendapatkan amunisi tambahan dari Korea Utara," kata juru bicara keamanan nasional John Kirby kepada para wartawan. "Kesepakatan seperti itu akan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB," tambahnya.

Seiring masih berlanjutnya invasi Rusia ke Ukraina, AS terus berupaya mengisolasi Rusia secara ekonomi dan diplomatik. Namun, Rusia diuntungkan dengan hubungan yang terus berlanjut dengan negara-negara di seluruh dunia yang melihatnya sebagai sekutu dan mitra dagang yang penting.

Yellen mengatakan bahwa AS akan terus menindak upaya Rusia untuk menghindari sanksi dan mendapatkan peralatan militer dari negara-negara seperti Korea Utara.

Rilis berita tersebut menyatakan Mkrtychev adalah warga negara Slovakia yang bernegosiasi dengan para pejabat Rusia dan Korea Utara, untuk menjalin hubungan kerja sama yang saling menguntungkan.

Dari tahun 2022 hingga awal 2023, Departemen Keuangan mengatakan Mkrtychev mengatur agar para pejabat Korea Utara memberikan lebih dari dua lusin jenis senjata dan amunisi untuk Rusia. Sebagai gantinya, ia mengupayakan pengiriman pesawat komersial, bahan baku, dan komoditas ke Korea Utara. (Aljazeera/Z-3)

Baca Juga

AFP

Terbukti Korupsi, Mantan Presiden Brasil Divonis Penjara 8 Tahun 10 Bulan

👤Thalatie K Yani 🕔Kamis 01 Juni 2023, 06:47 WIB
Mahkamah Agung Brasil menjatuhkan hukuman delapan tahun, 10 bulan penjara kepada mantan presiden Fernando Collor de Mello atas kasus...
Dok. Medcom

Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Tentara di Kota Pertambangan Emas Ghana

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 31 Mei 2023, 23:33 WIB
TENTARA bersenjata lengkap melepaskan tembakan untuk membubarkan para pengunjuk rasa di Kota Pertambangan Emas Obuasi, di wilayah...
AFP/Jalaa Marey.

Ledakan pada Pangkalan Militan Palestina di Libanon, Israel Bantah Terlibat

👤Wisnu Arto Subari 🕔Rabu 31 Mei 2023, 21:01 WIB
Lima pejuang dari kelompok militan Palestina pro-Suriah tewas dalam ledakan yang tidak disengaja di pangkalan di Libanon timur. Ini...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya