Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA tidak akan lagi berbagi informasi rinci mengenai senjata nuklirnya dengan Amerika Serikat (AS) seperti yang diuraikan dalam perjanjian New Start. Seorang pejabat senior di Moskow mengatakan, ini karena militer Rusia memulai latihan dengan peluncur rudal balistik antarbenua (ICBM) Yars di Siberia sementara pertempuran di Ukraina berkecamuk dan ketegangan dengan AS meningkat.
Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov mengatakan Moskow telah menghentikan semua pertukaran informasi dengan Washington setelah menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian senjata nuklir New Start bulan lalu. "Tidak akan ada pemberitahuan sama sekali," kata Ryabkov dalam pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita Rusia ketika ditanya Moskow juga akan berhenti mengeluarkan pemberitahuan tentang uji coba rudal yang direncanakan.
"Semua pemberitahuan, semua jenis pemberitahuan, semua kegiatan dalam kerangka perjanjian akan ditangguhkan dan tidak akan dilakukan terlepas dari posisi apa yang diambil AS," sebutnya.
Baca juga: Otoritas Patikan Korban Tewas Akibat Tanah Longsor di Ekuador 14 Orang
AS mengatakan mereka akan berhenti memberikan data rinci mengenai persediaan senjata nuklirnya kepada Moskow sebagai tanggapan atas penangguhan partisipasi Rusia dalam New Start. "Rusia belum sepenuhnya mematuhi dan menolak untuk berbagi data yang telah kami sepakati dalam New Start untuk dibagikan setiap dua tahun sekali," kata John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS. "Karena mereka telah menolak untuk mematuhi, kami memutuskan untuk tidak membagikan data itu,” tambahnya.
Pertukaran informasi semitahunan antara Rusia dan AS mengenai isu-isu seperti jumlah hulu ledak nuklir dan pesawat pengebom berkemampuan nuklir di pangkalan-pangkalan tertentu telah menjadi langkah penting dalam perjanjian New Start.
Baca juga: Rusia Tuding AS Sengaja Gagalkan Penyelidikan Ledakan Nord Stream
Bulan lalu, Presiden Vladimir Putin menangguhkan partisipasi Rusia dalam perjanjian tersebut. Moskow tidak dapat menerima inspeksi AS atas situs nuklirnya di bawah perjanjian tersebut ketika Washington dan sekutu-sekutu NATO-nya secara terbuka menyatakan kekalahan Moskow di Ukraina sebagai tujuan mereka.
Moskow menekankan bahwa mereka tidak menarik diri dari pakta Start sama sekali dan akan terus menghormati pembatasan senjata nuklir yang ditetapkan oleh perjanjian tersebut. Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengatakan bahwa Moskow akan terus memberi tahu AS mengenai rencana peluncuran uji coba rudal balistiknya. (Aljazeera/Z-2)
AS-Israel serang Provinsi Isfahan, tewaskan 15 orang. Iran lancarkan serangan balasan ke pangkalan AS dan Israel.
PEMERINTAH Jepang mempertimbangkan pengiriman kapal perang ke Selat Hormuz setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta sekutu membantu mengawal tanker minyak.
Perang Iran dan Israel kini memasuki fase menentukan. Simak rincian jumlah korban tewas di Iran, Lebanon, hingga pasukan AS pasca serangan 28 Februari.
KETEGANGAN antara Iran dan Amerika Serikat meningkat setelah militer di bawah perintah Donald Trump menyerang Pulau Kharg, pusat utama ekspor minyak Iran. Iran memperingatkan balik
Cek perbedaan spesifikasi USS Spruance (DDG-111) dan USS Michael Murphy (DDG-112). Detail teknologi laser ODIN dan peran mereka di Laut Arab 2026.
Perbandingan lengkap spesifikasi USS Gerald R. Ford vs USS Abraham Lincoln. Cek teknologi EMALS, daya nuklir A1B, dan peran keduanya di Laut Merah 2026.
Stasiun televisi Press TV Iran melaporkan pada Kamis (5/3) pagi bahwa militer menargetkan pasukan separatis anti-Iran itu, tanpa menyebutkan lokasi serangan tersebut.
DALAM dinamika politik global tahun 2026 yang kian memanas, pernyataan Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mencuri perhatian dunia.
Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa Teheran telah memperkaya uranium hingga mencapai kemurnian 60%, suatu tingkat yang jauh melebihi kebutuhan energi sipil.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan siap menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat jika status nuklir negaranya diakui, namun ia menutup pintu bagi Korea Selatan.
PARTAI Buruh Korea Utara membuka kongres, demikian dilaporkan media resminya, Jumat (20/2), yang menandai dimulainya pertunjukan politik untuk mengungkap fase berikutnya senjata nuklir
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 2010 oleh Presiden AS saat itu Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev, dan mulai berlaku pada 5 Februari 2011.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved