Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un menyerukan agar negaranya siap menggunakan senjata nuklir untuk menghancurkan setiap ancaman yang muncul dari Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Dia menuduh AS dan Korsel memperluas latihan militer bersama yang melibatkan aset nuklir untuk menakut-nakuti negaranya.
Pernyataan Kim datang ketika negara yang terisolasi itu melakukan latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penangkalan perang dan serangan balik nuklir pada akhir pekan kemarin.
Dalam latihan itu, sebuah rudal balistik yang dilengkapi dengan hulu ledak nuklir tiruan terbang 800 kilometer sebelum mengenai target di ketinggian 800 meter di bawah skenario serangan nuklir taktis.
Baca juga: Korea Utara Klaim 800 Ribu Pemuda Siap Lawan Amerika Serikat
Kim, yang mengawasi uji coba itu, mengatakan tujuannya guna meningkatkan kemampuan perang militer yang sebenarnya dan kesiapan untuk setiap serangan balik dengan senjata nuklir.
"Situasi saat ini, di mana musuh semakin jelas dalam gerakan mereka untuk agresi terhadap DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea), sangat mengharuskan DPRK untuk meningkatkan penangkalan perang nuklirnya secara eksponensial," katanya.
Baca juga: Kim Jong-un Tetapkan Arah Baru Militer Korea Utara
Dia mengatakan kekuatan nuklir DPRK akan sangat mencegah, mengendalikan, dan mengelola gerakan dan provokasi Korsel dan AS. “Kita cegah dengan kesiapan perangnya yang tinggi, dan menjalankan misi pentingnya tanpa ragu-ragu jika terjadi situasi yang tidak diinginkan," tambahnya.
Korea Utara telah bereaksi dengan marah terhadap latihan militer gabungan Korsel-AS, menyebutnya sebagai latihan untuk invasi terhadapnya. Sekutu telah melakukan banyak latihan tahunan mereka sejak awal bulan ini, termasuk latihan udara dan laut yang melibatkan pembom strategis B-1B AS. (AFP/Z-6)
Hubungan AS-NATO retak! Spanyol & Italia tutup wilayah udara untuk militer AS terkait perang Iran. Trump: "AS akan mengingat pengkhianatan ini."
Kehadiran pasukan AS dengan kemampuan tempur darat di wilayah yang tengah dilanda konflik aktif menunjukkan kesiapan Washington.
Menlu AS Marco Rubio menyatakan bahwa tuntutan Iran agar Amerika mengakui kedaulatan Iran atas Selat Hormuz dalam perundingan yang sedang berlangsung tidak dapat diterima.
KOMITE penting di parlemen Iran menyetujui rencana penerapan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz. Ini menurut laporan media lokal pada Selasa (31/3).
Jangan-jangan, Trump sedang mencari cara mengakhiri perang tanpa dicap salah kalkulasi dan kalah perang?
PEJABAT Pemerintah Spanyol menolak permintaan Amerika Serikat untuk menggunakan wilayah udaranya bagi penerbangan terkait dengan perang yang melibatkan Iran.
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
KOREA Utara menembakkan sepuluh rudal balistik ke Laut Jepang, Sabtu (14/3). Tembakan rudal itu bersamaan saat Amerika Serikat serta Korea Selatan menggelar latihan militer gabungan.
Jalur kereta api Beijing-Pyongyang resmi dibuka kembali mulai Kamis ini. Ini aturan baru tiket dan siapa saja yang diperbolehkan melintas.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Korea Utara mengecam latihan militer gabungan 'Freedom Shield' antara AS dan Korea Selatan. Kim Yo Jong tegaskan kesiapan serangan balasan yang mematikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved