Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong-un menyerukan agar negaranya siap menggunakan senjata nuklir untuk menghancurkan setiap ancaman yang muncul dari Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Dia menuduh AS dan Korsel memperluas latihan militer bersama yang melibatkan aset nuklir untuk menakut-nakuti negaranya.
Pernyataan Kim datang ketika negara yang terisolasi itu melakukan latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penangkalan perang dan serangan balik nuklir pada akhir pekan kemarin.
Dalam latihan itu, sebuah rudal balistik yang dilengkapi dengan hulu ledak nuklir tiruan terbang 800 kilometer sebelum mengenai target di ketinggian 800 meter di bawah skenario serangan nuklir taktis.
Baca juga: Korea Utara Klaim 800 Ribu Pemuda Siap Lawan Amerika Serikat
Kim, yang mengawasi uji coba itu, mengatakan tujuannya guna meningkatkan kemampuan perang militer yang sebenarnya dan kesiapan untuk setiap serangan balik dengan senjata nuklir.
"Situasi saat ini, di mana musuh semakin jelas dalam gerakan mereka untuk agresi terhadap DPRK (Republik Rakyat Demokratik Korea), sangat mengharuskan DPRK untuk meningkatkan penangkalan perang nuklirnya secara eksponensial," katanya.
Baca juga: Kim Jong-un Tetapkan Arah Baru Militer Korea Utara
Dia mengatakan kekuatan nuklir DPRK akan sangat mencegah, mengendalikan, dan mengelola gerakan dan provokasi Korsel dan AS. “Kita cegah dengan kesiapan perangnya yang tinggi, dan menjalankan misi pentingnya tanpa ragu-ragu jika terjadi situasi yang tidak diinginkan," tambahnya.
Korea Utara telah bereaksi dengan marah terhadap latihan militer gabungan Korsel-AS, menyebutnya sebagai latihan untuk invasi terhadapnya. Sekutu telah melakukan banyak latihan tahunan mereka sejak awal bulan ini, termasuk latihan udara dan laut yang melibatkan pembom strategis B-1B AS. (AFP/Z-6)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pembicaraan antara Iran dan Amerika SerikatĀ berlangsung dengan hasil yang menggembirakan. Dialog oleh kedua belah negara dilakukanĀ di Oman
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat berlangsung positif dan mencapai kesepakatan untuk melanjutkan proses negosiasi.
KEDUTAAN Besar Amerika Serikat (AS) di Iran mengeluarkan imbauan mendesak kepada seluruh warga negaranya untuk meninggalkan Iran sekarang juga.
IRAN dan Amerika Serikat (AS) membuka jalur perundingan tingkat tinggi melalui mediasi Oman guna meredakan perbedaan mendalam terkait program nuklir Teheran.
PEMERINTAH AS menerbitkan peringatan darurat bagi seluruh warga negaranya yang masih berada di Iran, menjelang dimulai putaran krusial perundingan dengan Teheran di Oman.
IRAN dan Amerika Serikat sepakat melanjutkan negosiasi mengenai program nuklir Iran yang dijadwalkan digelar di Muscat, Oman, pada Jumat (6/2).
Korea Utara sukses uji coba sistem peluncur roket kaliber besar dengan teknologi pemandu presisi. Kim Jong Un sebut ini pencegah perang nuklir.
Pemimpin Korut Kim Jong-un memecat Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho secara langsung karena dinilai tidak bertanggung jawab dalam proyek modernisasi pabrik mesin.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Kim Jong-un pantau uji rudal hipersonik 1.000km di Laut Timur. Aksi ini respons atas krisis global & penguatan nuklir Pyongyang hadapi ancaman AS serta sekutu.
Korea Utara menyebut tindakan Washington tersebut sebagai bentuk pelanggaran mencolokĀ terhadap hukum internasional dan bukti nyata dari kebijakan hegemoni yang biadab.
Kim Jong-un meninjau industri pertahanan Korea Utara dan memerintahkan perluasan produksi rudal serta peluru kendali menjelang Kongres Partai tahun depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved