Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Rusia memperkenalkan kelas patriotisme di sekolah dasar dan menengah pada September lalu, Tatyana Chervenko memutuskan bahwa ia tak akan menjajakan propaganda Kremlin kepada murid-muridnya di kelas delapan di Moskow.
Perempuan berusia 49 tahun ini menggunakan sebagian kelas untuk mengajar matematika dan mengabaikan poin-poin yang disampaikan Kremlin tentang konflik yang terjadi di Ukraina.
Chervenko termotivasi oleh keprihatinannya bahwa pihak berwenang menggunakan cara-cara ala Soviet untuk menumbuhkan patriotisme dan memiliterisasi masyarakat, hanya beberapa minggu sebelum Kremlin mengumumkan pemanggilan tentara untuk pertama kalinya sejak Perang Dunia II.
Tindakan protesnya tidak luput dari perhatian. Administrasi sekolah secara resmi menegurnya dua kali dan pada Oktober, sejumlah pria bertopeng muncul di tempat kerjanya, menggiringnya ke dalam mobil polisi dan menahannya selama beberapa jam.
Pada bulan Desember, setelah menolak tekanan yang semakin meningkat dari majikannya, Chervenko dipecat.
"Mereka ingin menghasilkan tentara-tentara kecil. Beberapa tentara kecil akan berperang, tentara kecil lainnya akan membuat amunisi, dan kelompok ketiga akan mengembangkan perangkat lunak untuk mendukung upaya tersebut," kata Chervenko kepada AFP. "Mereka memainkan permainan yang panjang,”
Analis politik dan sosiolog mengatakan bahwa satu tahun setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan ke Ukraina, Kremlin membuat masyarakat berada dalam situasi perang dan menggali konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Putin menyampaikan pidato Malam Tahun Baru tahun ini dengan dikelilingi oleh pasukan berseragam dan menyatukan rakyat Rusia di balik serangan di Ukraina dan konfrontasi dengan Barat.
Sosiolog Grigory Yudin mengatakan bahwa Kremlin sedang mempersiapkan orang-orang Rusia untuk menghadapi perang besar dan eksistensial dan sistem pendidikan sedang dimanfaatkan untuk mencapai tujuan tersebut.
"Kita berbicara tentang transformasi pendidikan yang radikal dan menyeluruh untuk memobilisasi kaum muda Rusia untuk berperang," kata Yudin kepada AFP.
"Saat ini, pendidikan memiliki dua fungsi, yakni propaganda dan pelatihan militer dasar."
Kelas-kelas patriotisme menggabungkan revisionisme Perang Dunia II, pelajaran tentang nilai-nilai Rusia, dan narasi Kremlin tentang pasukan Moskow yang melindungi rekan senegaranya di Ukraina.
Sekolah-sekolah juga diperintahkan untuk memutar lagu kebangsaan dan mengibarkan bendera pada awal setiap minggu.
Kementerian Pendidikan pada September mendatang akan memperkenalkan mata pelajaran di sekolah menengah dan universitas tentang cara menggunakan senapan serbu dan granat Kalashnikov, yang mengingatkan kita pada masa Uni Soviet ketika mata pelajaran ini menjadi kurikulum wajib.
Di seluruh Rusia, anak-anak sekolah juga didorong untuk mengirim surat kepada tentara Rusia di Ukraina dan membuat jaring kamuflase dan lilin untuk parit. (AFP/Fer)
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Rusia menegaskan tidak memiliki rencana merebut Greenland. Menlu Sergei Lavrov menyatakan AS memahami Moskow dan Beijing tak mengancam wilayah tersebut.
Menlu Rusia Sergei Lavrov menyebut Greenland bukan bagian alami dari Denmark. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan AS dan Eropa terkait rencana Donald Trump.
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Prestasi langka ini menegaskan keunggulan pelajar Indonesia di panggung robotika global.
GURU Besar Literasi Budaya Visual FSRD ITB, Prof Acep Iwan Saidi, merespons kebijakan pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) yang menaikkan harga tiket masuk bisa membebankan pengunjung.
ANGGOTA Komisi XIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menghadiri kegiatan Parlemen Pelajar PW IPM Banten 2025 di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Ia menekankan bahwa akar persoalan bukan pada keberadaan platform, melainkan kurang optimalnya mekanisme penyaringan konten berbahaya oleh perusahaan teknologi besar.
PELAKU teror di era masyarakat digital jangan dibayangkan orang-orang dengan keterikatan pada ideologi dan agama yang kebablasan.
SEBANYAK 152 pelajar dari 38 provinsi resmi menyelesaikan pelatihan perdana Gladian Sentra Paskibra untuk Indonesia (Garuda) Tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved