Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Nasionalis Bangladesh (BNP) yang merupakan pihak oposisi meminta Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina turun. Alasannya, Hasina gagal mengendalikan lonjakan harga berbagai kebutuhan pokok.
Salah satu demonstran di Dhaka Rafiqul Islam mengaku telah menempuh perjalanan hampir 200 kilometer dari Noakhali. Dalam aksi protes ini, Rafiqul memalsukan identitasnya untuk menghindari risiko penangkapan.
Kepolisian Bangladesh telah menangkap ratusan pendukung oposisi dari BNP sebagai motor demonstrasi menentang lonjakan harga serta desakan mundur terhadap PM Hasina. "Saya telah menghapus isi semua pesan dan masuk ke akun kedua Facebook saya. Kami diminta melakukan hal itu untuk bisa mencapai Dhaka tanpa ditangkap," sebut Rafiqul.
Dengan cara tersebut, kata dia, dirinya berhasil mengecoh kepolisian yang memantau media sosial untuk menekan demonstrasi. Unjuk rasa ini merupakan bagian dari rangkaian sebelumnya di seantero Bangladesh.
BNP menyerukan pemilihan umum luar biasa di bawah pemerintahan interim. Selain itu, ia meminta pencabutan kasus kepala partainya, Khaleda Zia, dan anaknya, Tarique Rahman.
Keduanya didakwa dalam kasus kriminal yang disebut BNP sebagai dakwaan bermotif politik. Total tujuh anggota legislatif dari BNP telah mundur dari parlemen Bangladesh sebagai bentuk protes.
Mereka menyebut pemerintahan Bangladesh saat ini, di bawah PM Hasina dan partai Liga Awami (AL), bersifat ilegal. Hasina, berkuasa di Bangladesh sejak 2009, dituduh melakukan malapraktik elektoral dalam dua pemilu. Pendekatan keras pemerintahannya terhadap oposisi juga memicu gelombang kritik dari sejumlah aktivis dan pengamat independen.
BNP mengeklaim bahwa lebih dari 180.000 kasus hukum telah dilayangkan kepada empat juta anggotanya dalam satu dekade terakhir. Pada waktu bersamaan, lanjut BNP, setidaknya 600 anggota partai mereka telah diculik dan sekitar 3.000 lain menjadi korban pembunuhan di luar jalur hukum di tangan pemerintah. (Aljazeera/OL-14)
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah melonjak drastis dari Rp100.000 menjadi Rp140.000 per kilogram. Selain karena permintaan, faktor cuaca juga berpengaruh besar.
Cuaca buruk yang terjadi beberapa bulan terakhir cukup memengaruhi produksi yang berdampak berkurangnya pasokan. Di sisi lain, permintaan masyarakat cenderung meningkat.
Berdasarkan pantauan di Pasar Gedhe Klaten pada Minggu (22/2), harga cabai rawit merah di tingkat pedagang eceran telah mencapai Rp110.000 per kilogram.
Cabai besar keriting dijual seharga Rp70.000 per kilogram dari harga sebelumnya yang hanya Rp45.000 per kilogram.
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati hari ini (21/2) turun jadi Rp55.000/kg usai diguyur pasokan Kementan. Cek detail harganya di sini.
Bangladesh mengirimkan surat resmi ke India, Jumat (21/11), agar menyerahkan Sheikh Hasina, 78, dan mantan Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan Kamal, yang juga dijatuhi hukuman mati.
Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina divonis mati terkait pembunuhan ratusan demonstran.
SEORANG mantan pejabat tinggi Bangladesh melontarkan tuduhan serius terhadap keluarga Clinton dan lembaga pemerintah AS atas jatuhnya Sheikh Hasina.
MANTAN menteri Bangladesh, Mohibul Hasan Chowdhury, angkat bicara perihal kerusuhan besar tahun 2024 yang menjatuhkan Sheikh Hasina.
Penggulingan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada Agustus 2024 bukanlah hasil gejolak rakyat spontan, melainkan bagian dari operasi AS.
Tarique Rahman, putra mantan PM Khaleda Zia sekaligus pemimpin sementara BNP, umumkan akan kembali ke Bangladesh setelah 20 tahun di luar negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved