Selasa 15 November 2022, 20:26 WIB

Iriana Ajak Para Pendamping Pemimpin G-20 Melihat Kearifan Lokal Indonesia

mediaindonesia.com | Internasional
Iriana Ajak Para Pendamping Pemimpin G-20 Melihat Kearifan Lokal Indonesia

Ist
Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kedua dari kanan) bersama para pendamping pemimpin negara G-20 di sela-sela KTT G-20, Bali, Selasa (15/11).

 

IBU Negara Iriana Joko Widodo melakukan pertemuan dengan para pendamping pemimpin negara-negara G-20 dan lembaga internasional sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, pada Selasa (15/11).

Iriana yang mengenakan pakaian Nusantara yang dipadupadankan dengan kain tenun Bali menyambut langsung dan bersalaman dengan para pendamping setibanya di lobi kedatangan.

Satu per satu para pendamping tiba di lobi kedatangan sekitar pukul 09.00 Wita, dimulai dari pendamping Presiden Spanyol Maria Begona Gomez Fernandez, pendamping Presiden Turki Emine Erdogan, pendamping Perdana Menteri Jepang Yuko Kishida, pendamping Presiden Komisi Eropa Heiko von der Leyen, pendamping Presiden Republik Korea Kim Keon-hee, hingga pendamping Presiden Republik Rakyat Tiongkok Peng Liyuan.

Usai disambut dan bersalaman dengan Iriana, para pendamping menuju ruang tunggu yang telah disediakan. Di ruang tunggu tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Herliani Tanoesoedibjo serta Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Siti Nugraha Mauludiah mendampingi para Ibu Negara pemimpin G-20 seraya menyaksikan demo kerajinan daun lontar, proses membatik, hingga proses menenun.

"Selamat datang di Indonesia. Saya bahagia menyambut kehadiran Ibu dan Bapak di Pulau Bali," ujar Iriana mengawali sambutannya pada acara tersebut.


Baca juga: PBB: Hari Ini, Penduduk Dunia Capai 8 Miliar


Ia mengatakan bahwa dalam pertemuan ini para pendamping diajak untuk melihat dan ikut merasakan sejumlah kearifan lokal yang dimiliki Indonesia, mulai dari hasil kerajinan hingga hidangan khas Indonesia. Ibu Negara juga turut menjelaskan salah satu alat musik tradisional yang ditampilkan untuk menyambut kedatangan para pendamping di tempat acara.

"Alat yang bernama gamelan ini alat yang terbuat dari bambu yang ramah lingkungan. Alunan harmoni suara ini dapat membawa kita seolah menyatu dengan alam dan menghasilkan harmoni. Harmoni ini adalah kehidupan masyarakat Indonesia yang rukun dan toleran di tengah perbedaan," ungkapnya.

Iriana pun berharap para pendamping dapat menikmati waktu dengan baik selama berada di Bali sehingga dapat memperpanjang waktu kunjungannya di Indonesia. "Saya yakin Bapak, Ibu akan jatuh cinta dengan Indonesia, dengan Bali," ucapnya.

Setelahnya, Iriana mengajak para pendamping untuk melihat beragam aktivitas berbasis budaya dari sejumlah daerah di Tanah Air yang digelar di halaman belakang Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort. Di antaranya adalah Mama Noken, musik gamelan, musik Rindik Bali, musik Gondang Batak, tarian Merak, tarian Tor-tor, hingga anak-anak yang sedang melakukan permainan ular tangga.

Selain itu, para pendamping juga diajak Iriana untuk melihat pameran produk anyaman dan sejumlah produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Indonesia. Pertemuan kemudian ditutup dengan jamuan makan siang bersama Iriana dengan para pendamping pemimpin negara-negara G20 serta lembaga internasional. (RO/OL-16)

 

Baca Juga

AFP

Tiongkok Tidak Terima Vaksin Barat Meskipun Ada Ancaman

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 20:05 WIB
Tiongkok belum menyetujui vaksin Covid-19 asing, memilih yang diproduksi di dalam...
NICOLAS ASFOURI / AFP

Tiongkok Longgarkan Pembatasan dalam Pergeseran Kebijakan Covid-19

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:30 WIB
Penduduk tidak perlu lagi menunjukkan bahwa mereka telah dites negatif untuk tes Covid untuk memasuki kereta bawah tanah, bus, dan...
AFP

Pesawat Tempur Israel Serang Gaza saat UE Serukan Pertanggungjawaban

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 04 Desember 2022, 16:00 WIB
Kementerian luar negeri Palestina mengecam penembakan Mufleh sama saja dengan eksekusi, dan para aktivis Palestina serta pengguna media...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya